Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Trump Minta Dana Militer Buat Tembok Perbatasan Meksiko

Jumat 14 Feb 2020 07:38 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

President Amerika Serikat, Donald Trump

President Amerika Serikat, Donald Trump

Foto: AP
Dana militer 3,8 miliar dolar AS diminta dialihkan untuk bangun tembok perbatasan.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) melakukan permintaan kepada Senat untuk mengalihkan dana 3,8 miliar dolar AS miliar, Kamis (13/2) yang semula merupakan anggaran militer untuk membayar pembuatan tembok di perbatasan dengan Meksiko.

Baca Juga

Anggota parlemen mengatakan, program ulang anggaran itu untuk Pengawal Nasional dan program senjata. Partai Demokrat mengatakan, 1,5 miliar dolar AS diambil dari Garda Nasional, dan sisanya dari dana untuk pengadaan program pesawat tempur F-35 Lockheed Martin Corp (LMT.N), pesawat angkut pesawat Lockheed C-130, Boeing Co (BA.N) ) P-8 pesawat patroli maritim Poseidon, pesawat tilt-rotor Bell Boeing V-22 Osprey, dan pembuatan kapal.

Seorang pejabat senior Pentagon mengatakan, Menteri Pertahanan AS Mark Esper telah menyetujui sekitar 3,8 miliar dolar AS tersebut dialihkan untuk membangun dinding perbatasan sepanjang 290 km. Bulan lalu, Pentagon menerima permintaan dari dalam pemerintahan Trump untuk membangun sekitar 435 km tembok di perbatasan, yang akan menelan biaya sekitar 5,5 miliar dolar AS.

"Transfer dana didasarkan pada apa yang diperbolehkan oleh undang-undang dan bahwa item yang akan didanai adalah prioritas yang lebih tinggi daripada item (dari) yang mana dana tersebut ditransfer," ujar Wakil Asisten Menteri Pertahanan untuk Integrasi Pertahanan Tanah Air Robert Salesses.

Anggota Kongres dari Partai Demokrat pun menentang pengalihan anggaran miliaran dolar dalam pengeluaran militer untuk proyek tembok perbatasan yang digagas Presiden AS Donald Trump. Keputusan tersebut dinilai berbahaya dan salah arah.

"Presiden Trump sekali lagi tidak menghargai pemisahan kekuasaan dan membahayakan keamanan kita dengan menyerbu sumber daya militer untuk membayar tembok perbatasannya yang boros," ujar Perwakilan Demokrat, Ketua Komite Pengalokasian House of Representatives, Nita Lowey, dan Ketua Pertahanan Sub-komite Alokasi, Pete Visclosky,  dalam sebuah pernyataan.

Kritik pun datang dari anggota Partai Republik yang merupakan pendukung Trump.  Komite Layanan Bersenjata House of Representatives Mac Thornberry mengatakan, langkah Pentagon bertentangan dengan otoritas konstitusional Kongres. Pemerintahan Trump telah berjanji untuk membangun setidaknya 640 km tembok di sepanjang perbatasan pada November 2020, momen saat pemilihan presiden yang baru. Dalam kampanye 2016, Trump mengatakan Meksiko akan membayar untuk tembok tetapi pemerintah Meksiko secara konsisten menolak. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA