Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Pendiri Amazon Jeff Bezos Sumbang US$ 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim

Selasa 18 Feb 2020 18:55 WIB

Rep: deutsche welle/ Red: deutsche welle

Reuters/J. Roberts

Reuters/J. Roberts

Jeff Bezos berjanji menyalurkan 10 miliar dolar AS untuk mengatasi perubahan iklim. Tapi dia juga dikritik karena kegiatan ekonomi Amazon.

Direktur utama dan pendiri Amazon Jeff Bezos hari Senin (17/2) mengumumkan akan menyiapkan dana 10 miliar dolar AS. Dana itu akan dihibahkan lewat organsiasinya Earth Fund kepada para ilmuwan yang meneliti perubahan iklim.

"Perubahan iklim adalah ancaman terbesar bagi planet kita. Saya ingin bekerja bersama untuk memperkuat kegiatan dan mengeksplorasi cara-cara baru demi memerangi dampak perubahan iklim," kata Jeff Bezos. Dia disebut-sebut sebagai orang terkaya dunia dengan kekayaan bersih diperkirakan mencapai 130 miliar dolar AS.

"Inisiatif global ini akan mendanai para ilmuwan, aktivis, LSM - segala upaya yang menawarkan kemungkinan nyata untuk membantu melestarikan dan melindungi lingkungan alam. Kita dapat menyelamatkan Bumi. Ini menuntut tindakan kolektif dari perusahaan besar, perusahaan kecil, negara, organisasi, dan individu," tambahnya.

Sumbangan pribadi pendiri Amazon

Dana yang akan disalurkan berasal dari kekayaan pribadi Jeff Bezos, yang tahun lalu mencanangkan dalam prakarsa "Ikrar Iklim". Amazon tahun lalu menyatakan akan membuat perusahaan itu netral karbon sampai tahun 2040. Selain itu, Amazon juga mengumumkan dalam 10 tahun ke depan akan membeli 100.000 kendaraan listrik untuk pengiriman paketnya.

Setiap tahun, perusahaan e-commerce terbesar dunia itu mengirim sekitar 10 miliar paket. Amazon sering dikritik karena dianggap meningkatkan emisi karbon lewat bisnis penjualan online, karena paket-paket barangnya harus ditransportasi kepada pelanggan.

Banyak paket Amazon yang dikembalikan pembelinya, karena kemudahan fasilitas pengembalian barang yang disediakan perusahaan. Selain itu, Amazon juga dikritik karena bisnis cloud computing yang dianggap boros energi dan menambah emisi gas rumah kaca.

Dengan sumbangan pribadinya, Jeff Bezos mengikuti jejak para miliarder terkaya dunia yang lain seperti pendiri Microsoft, Bill Gates, dan investor Warren Buffet.

Kritik dari kelompok pegawai untuk keadilan iklim

Kelompok Pegawai Amazon untuk Keadilan Iklim mengatakan, mereka menyambut prakarsa Jeff Bezos lewat Eatrh Fund, namun menambahkan bahwa "satu tangan tidak dapat memberikan apa yang diambil oleh tangan yang lain." Kelompok ini mengeritik dukungan Amazon untuk bisnis minyak dan gas.

"Orang-orang di Bumi perlu tahu: Kapan Amazon akan berhenti membantu perusahaan minyak dan gas yang merusak Bumi dengan lebih banyak sumur minyak dan gas ... Akankah Jeff Bezos menunjukkan kepada kita kepemimpinan sejati, atau akankah dia terus terlibat dalam percepatan krisis iklim, sementara seharusnya berusaha membantu (mengatasinya)? " kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Kritik terhadap kebijakan iklim Amazon meningkat selama beberapa bulan terakhir, terutama dari pekerjanya sendiri. Ikrar Iklim Amazon diumumkan tahun lalu, namun sehari kemudian lebih 1700 karyawan menyatakan berencana untuk keluar dari Amazon, kecuali perusahaan mengumumkan langkah-langkah konkret untuk mengurangi emisinya.

hp/yf (rtr,afp,ap)

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan deutsche welle. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab deutsche welle.
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA