REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW — Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Moskow pada Kamis (6/3). Mereka disebut akan membahas krisis di Idlib, Suriah.
“Ada rencana untuk membahas krisis Idlib dengan Erdogan. Kami berharap pemahaman tentang pendahulu, alasan, dan dampak dari krisis itu serta paket langkah-langkah bersama yang diperlukan dengan tujuan mengakhiri krisis itu akan tercapai,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Rabu (4/3), dikutip laman kantor berita Rusia, TASS.
Sebelumnya, Peskov menekankan bahwa Rusia berkomitmen terhadap isi perjanjian atau kesepakatan Sochi. Di dalamnya Moskow menyatakan mendukung integritas wilayah Suriah, mendukung negara tersebut melanjutkan perang melawan kelompok teroris, termasuk yang tercantum dalam daftar Dewan Keamanan PBB, dan menetapkan prioritas tinggi untuk bekerja sama dengan Turki.
Sementara, Erdogan berharap gencatan senjata di Idlib akan diumumkan setelah dia bertemu Putin. Sejak Desember tahun lalu, pasukan Suriah dan sekutunya Rusia menggencarkan serangan ke Idlib, satu-satunya wilayah yang masih dikuasai kelompok oposisi bersenjata.
Namun, pertempuran di sana turut melibatkan Turki. Berdasarkan kesepakatan zona deeskalasi Idlib yang ditandatangani pada 2018, Turki dan Rusia diizinkan mendirikan pos pengamatan militer di wilayah tersebut.
Turki diketahui turut mendukung beberapa faksi oposisi di Idlib yang ingin menggulingkan pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Pertempuran di Idlib kian sengit setelah 36 tentara Turki terbunuh akibat serangan udara pasukan Suriah pekan lalu. Angkatan Udara Turki kemudian melancarkan serangan balasan dan mengklaim menghancurkan lebih dari 200 target.
Pada 27 Februari Turki meluncurkan Operation Spring Field. Tujuan operasi itu adalah membidik pasukan dan fasilitas Pemerintah Suriah.
Rekomendasi
-
Selasa , 23 Jun 2026, 07:30 WIB
Geger di Jantung Intelijen AS, Ratusan Pegawai Masuk Daftar Pemecatan
-
-
Selasa , 23 Jun 2026, 07:23 WIBKomite PBB Sebut Hidup Anak-Anak Palestina Kian Rentan
-
Senin , 22 Jun 2026, 21:02 WIBSang Maestro The Fed Amerika Alan Greenspan Wafat di Usia 100 Tahun
-
Senin , 22 Jun 2026, 17:50 WIBSerangan Israel Bunuh Gadis Gaza yang Hendak Mengikuti Ujian Akhir
-
Senin , 22 Jun 2026, 16:26 WIBPerdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
-