Selasa 26 May 2020 08:18 WIB

PM Selandia Baru Diguncang Gempa Saat Wawancara

PM Selandia Baru terlihat kaget saat gempa di tengah wawancara.

PM Selandia Baru Jacinda Ardern menengok ke sekelingnya saat gempa.
Foto: Newshub via AP
PM Selandia Baru Jacinda Ardern menengok ke sekelingnya saat gempa.

REPUBLIKA.CO.ID, WELLINGTON -- Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern diguncang gempa saat ia melakukan wawancara virtual dengan Newshub, Senin (25/5) pagi. Namun, itu tak menghentikan wawancaranya. 

Saat sedang ditanyai pewawancara Newshub, Ryan Bridge, Ardern langsung memotong. "Kami mengalami sedikit gempa di sini, Ryan, ada guncangan pelan," kata Ardern, sambil melihat arah atas dan sekelilingnya. "Namun, um, jika Anda melihat ada benda bergerak di belakang saya."

Bridge sempat bertanya, kondisi Ardern. Sang perdana menteri  mengaku, ia aman. 

"Kami baik-baik saja, Ryan," kata Ardern sambil melihat ke langit-langit. "Saya tidak berada di bawah lampu gantung, sepertinya saya berada di tempat yang strukturnya kokoh," katanya, lalu ia mengajak wawancara berlanjut.

Selandia Baru terletak di Pacific Ring of Fire. Negara ini terkadang disebut Shaky Isles karena kerap diguncang gempa.

US Geological Survey menyebutkan, gempa pada Senin berkekuatan 5,6 skala richter. Episenter berada di samudera, dengan jarak sekitar 100 kilometer dari Wellington, Selandia Baru.

Gempa ini dirasakan ribuan warga Selandia Baru sebeum pukul 08.00 waktu setempat. Guncangannya mampu menjatuhkan makanan dari rak. Namun, tidak ada laporan kerusahan besar. 

Gempa pada 2011 di Christchurch menewaskan 185 orang. Gempat itu juga menghancurkan banyak gedung di sebagian kota. Hingga kini, kota itu masih terus berbenah. 

 

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement