Sabtu 25 Jul 2020 01:43 WIB

Ribuan Warga Israel Tuntut Benjamin Netanyahu Mundur

Netanyahu dituntut mundur dari jabatan perdana menteri terkait kasus korupsi

Red: Nur Aini
Polisi Israel menggunakan water cannon untuk membubarkan orang selama protes terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem, ilustrasi
Foto: AP/Oded Balilty
Polisi Israel menggunakan water cannon untuk membubarkan orang selama protes terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Ribuan warga Israel menggelar unjuk rasa di depan kediaman Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Yerusalem guna menuntut dirinya agar mundur.

Pengunjuk rasa meminta agar Netanyahu turun dari jabatannya mengingat tuduhan korupsi yang tengah dihadapinya, seperti diberitakan surat kabar harian Haaretz. Sementara itu, partai Likud pimpinan Netanyahu mengelar aksi dengan sekitar 300 partisipan untuk menunjukkan dukungan terhadapnya.

Baca Juga

Aksi protes terhadap perdana menteri terjadi setiap pekan selama dua bulan. Pada 13 Juli, hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga penyiar Israel Channel 13 menunjukkan bahwa 75 persen warga Israel "tidak puas" dengan kinerja pemerintah Netanyahu selama krisis Covid-19.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement