Ahad 26 Jul 2020 05:55 WIB

Ekstremis Yunani Bakar Bendera Turki karena Hagia Sophia

Pada 1986 Hadia Sophia dinobatkan UNESCO sebagai cagar budaya dunia.

Rep: Lintar Satria/ Red: Agus Yulianto
 Seorang pria membawa bendera Turki di depan Masjid Hagia Sophia
Foto: EPA-EFE/SEDAT SUNA
Seorang pria membawa bendera Turki di depan Masjid Hagia Sophia

REPUBLIKA.CO.ID, THESSALONIKI -- Kelompok sayap kanan Yunani membakar bendera Turki di kota Thessaloniki. Pembakaran bendera itu untuk memprotes diubahnya kembali Hagia Sophia menjadi masjid.

Sabtu (25/7) kantor berita Turki, Anadolu Agency melaporkan, kelompok pembakar bendera itu berkumpul di depan Gereja Agia Sofia. Lalu menggelar pawai ke arah kantor konsulat Turki sambil memegang spanduk bertuliskan 'Untuk Tanah Air, Bangsa dan Ortodoksi'.

Pengunjuk rasa itu dihentikan pasukan keamanan di depan kantor konsulat. Tapi, mereka membakar bendera Turki, menyanyikan lagu kebangsaan Yunani, dan meneriakkan slogan-slogan.

Selain berfungsi sebagai masjid, Hagia Sophia juga destinasi wisata terkenal di Turki. Pada tahun 1986 diubah menjadi museum dan dinobatkan UNESCO sebagai cagar budaya dunia.

Tempat ini menjadi gereja selama 916 tahun hingga penaklukan Istanbul dan menjadi masjid dari tahun 1453 hingga 1934  sebelum akhirnya menjadi museum selama 86 tahun.

Pada 10 Juli lalu pengadilan Turki mencabut dekrit kabinet tahun 1934 yang menjadikan Hagia Sophia sebagai museum. Mengembalikan tempat itu sebagai masjid setelah 86 tahun. 

 

 

sumber

https://www.aa.com.tr/en/europe/greek-extremists-burn-turkish-flags-over-hagia-sophia/1921779

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement