Ahad 13 Sep 2020 13:06 WIB

Pemkab Jajaki Kerja Sama Tes Usap Murah Buat Buruh Pabrik

Pemkab Bekasi wajibkan perusahaan untuk melakukan tes usap kepada 10 persen karyawan.

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Erik Purnama Putra
Petugas membawa keranda saat sosialisasi penggunaan masker di Jalan RE Martadinata, Cikarang, Kabupaten Bekasi (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Petugas membawa keranda saat sosialisasi penggunaan masker di Jalan RE Martadinata, Cikarang, Kabupaten Bekasi (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menjajaki kerja sama dengan perusahaan swasta di bidang kesehatan untuk menyediakan tes usap (swab test) berbiaya murah bagi pekerja industri. Kabupaten Bekasi menyumbang klaster industri atau pabrik Covid-19 yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah, menuturkan, pemkab telah mewajibkan perusahaan untuk melakukan tes usap kepada 10 persen karyawannya.  Namun, biaya tes usap cukup mahal sementara tak semua sektor industri memiliki kondisi keuangan yang baik di tengah pandemi ini.

“Jadi (kerja sama ini) buat meringankan, permudah perusahan industri lakukan tes swab ke pekerja karena kan biayanya kita tahu normalnya cukup mahal," terang Alamsyah kepada wartawan, Sabtu (12/9).

Adapun perusahaan farmasi swasta yang tengah dijajaki untuk penyediaan tes usap  murah itu adalah PT Indofarma yang berlokasi di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Pihak pemkab masih melakukan negosiasi untuk kesepakatan harga atau biaya alat tes usap tersebut.

“Masih kita nego harganya serendah mungkin tanpa mengurangi kualitas. Harganya akan jauh lebih murah dari normal," tutur Alamsyah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement