Selasa 01 Dec 2020 15:25 WIB

Sejarah Hari Ini: Hari AIDS Sedunia Ditetapkan

Pada 1 Desember 1988, Hari AIDS Sedunia ditetapkan

Rep: Fergi Nadira/ Red: Christiyaningsih
Pada 1 Desember 1988, Hari AIDS Sedunia ditetapkan. Ilustrasi.
Foto: EPA
Pada 1 Desember 1988, Hari AIDS Sedunia ditetapkan. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Pada 1 Desember 1988, Hari AIDS Sedunia ditetapkan. Peringatan tahunan Hari AIDS awalnya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan epidemi global AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) dan penyebaran HIV (human immunodeficiency virus).

Dilansir laman Britannica, pada 1988 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memfasilitasi pertukaran informasi antara pemerintah pusat dan daerah, organisasi internasional, dan individu. Saat itu, diperkirakan 90 ribu hingga 150 ribu orang terinfeksi HIV yang menyebabkan AIDS.  

Baca Juga

Dalam dua dekade, lebih dari 33 juta orang hidup dengan infeksi HIV. Sementara sejak 1981 ketika kasus AIDS pertama dilaporkan, sekitar 25 juta orang meninggal karena penyakit tersebut.

Akibatnya, kesadaran AIDS menjadi semakin tinggi agar orang-orang peduli dengan mendidik masyarakat tentang HIV/AIDS melalui penyatuan dan dukungan moneter dari organisasi internasional. Hari AIDS Sedunia kini diperingati setiap 1 Desember.

Sasaran utama dari kegiatan Hari AIDS Sedunia adalah penyebaran informasi. Setiap negara membuat dan mengatur agendanya sendiri untuk Hari AIDS Sedunia. Adapun beberapa negara meluncurkan kampanye selama sepekan.  

Selain itu, banyak negara dan kota mengadakan upacara untuk memulai kegiatan Hari AIDS Sedunia di tingkat internasional, nasional, dan lokal. Di Amerika Serikat presiden menyampaikan proklamasi tahunan. Di negara lain seperti Afrika Selatan, Bermuda, dan Brunei menteri kesehatan membuat pidato tahunan yang menarik perhatian pada masalah AIDS.  

Kegiatan khas Hari AIDS Sedunia termasuk juga dengan digelarnya  konser, unjuk rasa, dan peringatan bagi mereka yang meninggal karena AIDS. Ada juga diskusi dan debat. Simbol internasional utama dari Hari AIDS Sedunia adalah pita merah yang dikenakan sebagai demonstrasi komitmen untuk memerangi AIDS.

WHO menyelenggarakan Hari AIDS Sedunia dengan mengembangkan tema dan kegiatan tahunan hingga 1996. Saat itu berdiri UNAIDS, Program Bersama PBB untuk HIV/AIDS.  

Pada 1997 UNAIDS menciptakan Kampanye AIDS Dunia (WAC) untuk meningkatkan kesadaran AIDS dan untuk mengintegrasikan informasi AIDS di tingkat global. Pada 2005 WAC menjadi badan independen, berfungsi sebagai gerakan advokasi AIDS global, yang berbasis di Cape Town, Afrika Selatan dan Amsterdam, Belanda.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement