Kamis 17 Dec 2020 21:18 WIB

Korsel Percepat Pemusnahan Unggas Cegah Flu Burung

Korsel sudah memusnahkan 5,59 juta unggas

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini
Ilustrasi flu burung.
Foto: Republika/Mardiah
Ilustrasi flu burung.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Korea Selatan (Korsel) mempercepat upaya pemusnahan unggas di sekitar peternakan yang terinfeksi flu burung. Hal itu timbul di tengah kekhawatiran yang meningkat atas penyebaran virus flu barang yang sangat patogen secara nasional.

Seperti dilansir laman Saudi Gazette dari kantor berita Yonhap, Kementerian Pertanian Pangan dan Urusan Pedesaan Korsel mencatat, pihaknya telah memusnahkan 5,59 juta unggas sebagai tindakan pencegahan. Pemusnahan itu dilakukan sejak beberapa wilayah melaporkan kasus terkait peternakan pertama pada akhir November.

Baca Juga

Jumlah unggas yang dimusnahkan mencakup 3,5 juta ayam, diikuti oleh 1,2 juta puyuh, dan 880 ribu itik. Otoritas lokal menyembelih unggas dalam radius 3 kilometer dari peternakan yang terinfeksi.

Korsel telah melaporkan 16 kasus flu burung yang sangat patogen dari peternakan. Provinsi Jeolla Selatan menyumbang enam, dan provinsi Gyeonggi dan Jeolla Utara masing-masing menyumbang tiga infeksi.

Ada juga kasus dari provinsi Chungcheong Selatan dan Utara, bersama dengan Gyeongsang Selatan. Pihak berwenang saat ini sedang menyelidiki kasus yang dicurigai dari sebuah peternakan telur di Hwaseong, daerah di selatan Seoul. Peternakan itu memelihara 90 ribu ayam.

Flu burung yang sangat patogenik menular dan dapat menyebabkan penyakit parah bahkan kematian pada unggas. Negara tersebut melaporkan kasus flu burung yang sangat patogen pertama tahun ini dari burung liar pada akhir Oktober. Sejak saat itu, sebanyak 29 kasus telah ditemukan dari habitat burung liar secara nasional. Pihak berwenang saat ini sedang menyelidiki tujuh kasus yang dicurigai dari burung liar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement