Rabu 27 Jan 2021 18:14 WIB

Presiden Joe Biden Berbicara dengan Putin untuk Kali Pertama

Joe Biden dan Putin membahas berbagai masalah termasuk penangkapan Navalny

Red: Nur Aini
 Presiden Joe Biden
Foto: AP/Evan Vucci
Presiden Joe Biden

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk pertama kalinya sejak ia resmi menjabat berbicara via telepon dengan Presiden Vladimir Putin, Selasa (26/1).

Keduanya membahas berbagai masalah, di antaranya penangkapan tokoh oposisi pemerintah Rusia, Alexei Navalny, kata Gedung Putih.

Baca Juga

Gedung Putih, melalui pernyataan tertulisnya, mengatakan dua kepala negara itu sepakat memperpanjang perjanjian kontrol senjata yang baru (New START treaty) antara AS dan Rusia pada 5 Februari atau saat kesepakatan yang lama berakhir.

Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki mengumumkan percakapan via telepon antara Biden dan Putin saat jumpa pers di Washington. Percakapan itu jadi cara Biden untuk menegaskan kembali posisi AS terhadap Rusia, setelah Donald Trump bersikap lebih lunak terhadap Putin.

Dalam waktu yang sama, Biden juga berusaha memulihkan kembali hubungan antara AS dan Eropa. Biden, lewat sambungan telepon kepada Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg, mengatakan AS akan mengikuti pakta pertahanan timbal balik NATO.

Baca juga : China Minta Penjelasan Terkait 25 Warganya di Kapal Tanker

"Presiden Biden menegaskan kembali komitmen Amerika Serikat terhadap kerja sama kolektif bidang pertahanan, khususnya sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Traktat Atlantik Utara dan ia juga berkomitmen memperkuat keamanan di wilayah Trans Atlantik," terang Gedung Putih lewat siaran tertulisnya.

Lewat sambungan telepon dengan Putin, Biden membahas rencana memperpanjang kontrol senjata yang baru atau New START untuk lima tahun ke depan. Terkait agresi Rusia di Krimea, Biden menyampaikan "AS mendukung kedaulatan Ukraina".

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement