Senin 01 Feb 2021 17:53 WIB

Australia Mulai Lockdown Lima Hari

Dua juta warga Australia menjalani lockdown akibat satu kasus Covid-19 di Perth

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini
 Profesional perawatan kesehatan menguji anggota masyarakat untuk COVID-19 di klinik pengujian drive-through Rumah Sakit St.Vincent di Bondi Beach, Sydney, Australia, 20 Desember 2020. Menurut laporan media, pantai utara Sydney diisolasi setelah cluster COVID-19 terdeteksi.
Foto: EPA-EFE/DEAN LEWINS
Profesional perawatan kesehatan menguji anggota masyarakat untuk COVID-19 di klinik pengujian drive-through Rumah Sakit St.Vincent di Bondi Beach, Sydney, Australia, 20 Desember 2020. Menurut laporan media, pantai utara Sydney diisolasi setelah cluster COVID-19 terdeteksi.

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Sekitar dua juta warga Australia mulai menjalani lockdown pada Senin (1/2) setelah ditemukan satu kasus virus corona di Perth. Pihak berwenang memerintahkan lockdown atau karantina wilayah selama lima hari setelah seorang penjaga keamanan di sebuah hotel yang digunakan untuk karantina, tertular virus corona. 

Pemerintah negara bagian Australia Barat mengatakan, sebanyak 66 orang dianggap melakukan kontak dekat dengan penjaga hotel tersebut. Mereka telah menjalani tes dan masih menunggu hasil.

Baca Juga

"Total 13 orang yang kontak dekat hasil tesnya negatif dan 11 lainnya berisiko tinggi, mereka telah dipindahkan dari hotel tempat karantina untuk mencegah penularan lebih lanjut," ujar Perdana Menteri Australia Barat Mark McGowan. 

 

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement