Selasa 30 Mar 2021 14:51 WIB

PM Slovakia Tukar Jabatan di Tengah Sengketa Vaksin Sputnik

Igor Matovic setuju mundur dengan syarat bertukar jabatan dengan Menteri Keuangan

Red: Nur Aini
erdana Menteri Slovakia setuju mengundurkan diri dari jabatannya di tengah ketidaksepakatan dalam pemerintah koalisi tentang pembelian vaksin virus corona Sputnik V buatan Rusia.
erdana Menteri Slovakia setuju mengundurkan diri dari jabatannya di tengah ketidaksepakatan dalam pemerintah koalisi tentang pembelian vaksin virus corona Sputnik V buatan Rusia.

REPUBLIKA.CO.ID, BRATISLAVA -- Perdana Menteri Slovakia setuju mengundurkan diri dari jabatannya di tengah ketidaksepakatan dalam pemerintah koalisi tentang pembelian vaksin virus corona Sputnik V buatan Rusia.

Igor Matovic mengumumkan pada Ahad (28/3), ia telah setuju untuk mundur sebagai perdana menteri dengan syarat dia bertukar posisi dengan Menteri Keuangan Eduard Heger. Mitra koalisi pemerintah menerima persyaratan tersebut dan telah mengumumkan bahwa koalisi mereka akan dilanjutkan.

Baca Juga

Ketegangan antara mitra koalisi meletus ketika Matovic membuat kesepakatan untuk membeli vaksin Sputnik V tanpa sepengetahuan mitra lain. Menteri Tenaga Kerja, Pemuda dan Keluarga Milan Krajniak dari Partai Za Ludi mengatakan perdana menteri harus mundur karena kesepakatan dengan Rusia. Belakangan, Menteri Ekonomi dan Wakil Perdana Menteri Richard Sulik dari Partai SAS (Kebebasan dan Solidaritas) mengundurkan diri.

Matovic membela kesepakatan vaksin itu, dengan mengatakan itu akan mempercepat vaksinasi di negara itu.

Baca juga : China Ubah Peta Timur Tengah Lawan Dominasi AS

 

 

 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/pm-slovakia-bertukar-jabatan-di-tengah-sengketa-vaksin-sputnik/2191668

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement