Ahad 04 Apr 2021 06:11 WIB

Langgar Protokol Kesehatan, 98 Gerai Ditutup di Jeddah

Ada 155 pelanggaran yang ditemukan di 98 gerai di Jeddah.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Dwi Murdaningsih
Seorang pelaku perjalanan di bandara Jeddah. ilustrasi
Foto: Alarabiya
Seorang pelaku perjalanan di bandara Jeddah. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH – Pemerintah kota Jeddah, Arab Saudi dan sub-kotanya menutup 98 gerai komersial karena melanggar protokol kesehatan Covid-19. Pengumuman ini dilaporkan oleh Saudi Press Agency pada Sabtu (3/4). Sebanyak 3.775 tur inspeksi pusat dan fasilitas komersial dilakukan oleh pemerintah kota untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur kesehatan.

Dilansir Arab News, Ahad (4/4), selama pemeriksaan, ada 155 pelanggaran yang ditemukan, seperti tidak menjaga jarak dan gagal menggunakan aplikasi Tawakkalna secara efektif. Pemerintah kota mendesak orang-orang untuk membantu menjaga kesehatan masyarakat dengan melaporkan setiap pelanggaran Covid-19 ke nomor pusat panggilan 940.

Baca Juga

Saat ini Arab Saudi melaporkan 684 kasus baru. Di araea kasus baru, 320 kasus tercatat di Riyadh, 131 di Makkah, 98 di Provinsi Timur, 26 di Madinah, 18 di Hail, 18 di Asir, 15 di Jazan, 12 di Tabuk, sembilan di wilayah Perbatasan Utara, sembilan di Najran, dan delapan di al-Jouf.

Selain itu, ada enam kematian juga sehingga total kematian menjadi 6.690. Namun, jumlah pasien yang pulih juga bertambah ada 439 pasien sehingga total pasien sembuh di Saudi menjadi 379.312 orang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement