Rabu 07 Apr 2021 19:54 WIB

PM: Jepang Dapat Gelar Pemilu Cepat Tahun Ini

Pemilu dapat digelar jika pandemi Covid-19 bisa dikendalikan.

Rep: Lintar Satria/ Red: Teguh Firmansyah
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga.
Foto: AP/Hiro Komae/Pool AP
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Perdana Menteri Yoshihide Suga mengatakan Jepang dapat menggelar pemilu cepat tahun ini. Tetapi ia menegaskan pemilu hanya dapat digelar bila pandemi Covid-19 sudah berhasil dikendalikan.

"Tentu, itu kemungkinannya," kata Suga dalam wawancara dengan kantor berita Kyodo, seperti dikutip Anadolu Agency, Rabu (7/4).

Baca Juga

Jepang sudah melaporkan 487.545 kasus infeksi virus Corona termasuk 9.249 kasus kematian. Negara itu sudah menggelar program vaksinasi sejak Maret. Masa jabatan Suga dari partai berkuasa Liberal Democratic Party (LDP) akan berakhir bulan Oktober tahun ini.

Masa jabatannya sebagai ketua partai juga akan berakhir pada 30 September. Suga melanjutkan masa jabatan Shinzo Abe yang mundur dengan alasan kesehatan.

Sebelumnya Sekretaris Jenderal LDP Toshihiro Nikai memberitahu partai-partai oposisi harus siap menjalani pemilu bila mereka mengajukan mosi tidak percaya. Langkah pemerintah LDP menangani pandemi virus Corona banyak dikritik.

Negeri Sakura dua kali memberlakukan kondisi darurat nasional untuk menahan laju penyebaran virus. Selain itu ajang olahraga internasional Olimpiade Tokyo juga ditunda karena pandemi virus Corona.

Olimpiade akan digelar tanpa penonton internasional. Sementara gubernur Provinsi Osaka mengatakan tidak akan menggelar torch relay atau pawai api Olimpiade yang rencananya dilaksanakan di jalan sebelah barat Osaka. Sebab kasus infeksi Covid-19 tembus rekor.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement