Rabu 12 May 2021 13:48 WIB

Korut Impor Sampel Vaksin Covid-19 dari China dan Rusia

Sampel vaksin yang diimpor Korut untuk penelitian dan pengembangan

Rep: Puti Almas/ Red: Nur Aini
Vaksin Covid 19 (ilustrasi)
Foto: Flickr
Vaksin Covid 19 (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG — Korea Utara (Korut) mengimpor beberapa sampel vaksin untuk mencegah infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) dari Rusia dan China yang ditujukan untuk penelitian dan pengembangan. 

Sumber pemerintah negera itu mengatakan para ilmuwan di laboratorium biologi di Universitas Kim Il Sung dan fasilitas penelitian lainnya sedang menganalisis sampel vaksin dengan harapan dapat membuat salinan. Dilansir Daily NK, karena hanya ditujukan untuk penelitian, hanya sejumlah kecil dosis vaksin yang masuk bersama sampel ke Korut. 

Baca Juga

Meski demikian, Kedutaan Besar Rusia di Korut membantah kabar tersebut. Dalam sebuah pernyataan, disebutkan bahwa perbatasan negara masih ditutup dan tidak ada obat-obatan, termasuk vaksin, yang telah dikirim ke sini."

Hal itu menunjukkan bahwa Korea Utara tidak mendapatkan vaksin melalui jalur resmi. Sebaliknya, negara tersebut kemungkinan besar mendapatkan vaksin melalui cara lain.

Sebagai bagian dari upaya mereka untuk mengembangkan vaksin Covid-19 di dalam negeri, pihak berwenang Korea Utara dilaporkan telah menggunakan Bureau 325 yang baru dibentuk. Bureau 325, sebuah organisasi dalam Biro Umum Pengintaian yang pernah diduga melakukan serangan siber terus menerus untuk mencuri data dari Pfizer dan perusahaan farmasi lain yang mengembangkan vaksin.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement