Jumat 04 Jun 2021 14:36 WIB

AS akan Bagikan Surplus 25 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Sebelumnya AS sudah berjanji membagikan 80 juta dosis vaksin kepada dunia

Red: Nur Aini
Vaksin Covid-19 (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com.
Vaksin Covid-19 (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Gedung Putih menyusun rencana pada Kamis (3/6) bagi Amerika Serikat untuk berbagi surplus 25 juta dosis vaksin Covid-19 dengan dunia. Gedung Putih juga akan mencabut beberapa pembatasan untuk memungkinkan negara lain lebih mudah membeli pasokan buatan AS untuk produksi vaksin.

Presiden Joe Biden mengatakan Amerika Serikat akan membagikan vaksin tanpa mengharapkan imbalan politik. Dia telah berjanji untuk membagikan sekitar 80 juta vaksin Covid-19 secara internasional bulan ini.

Baca Juga

Amerika Serikat akan menyumbangkan hampir 19 juta dosis melalui program berbagi vaksin internasional Covax, kata Biden dalam sebuah pernyataan. Melalui Covax, sekitar 6 juta dosis akan dikirim ke Amerika Latin dan Karibia, sekitar 7 juta dosis ke Asia Selatan dan Tenggara, dan sekitar 5 juta ke Afrika.

Dosis yang tersisa, berjumlah lebih dari 6 juta, akan langsung dikirim dari Amerika Serikat ke negara-negara termasuk Kanada, Meksiko, India dan Korea Selatan.

"Kami membagikan dosis ini bukan untuk mendapatkan bantuan atau mengekstraksi konsesi," kata Biden.

"Kami membagikan vaksin ini untuk menyelamatkan nyawa dan memimpin dunia dalam mengakhiri pandemi, dengan kekuatan teladan kami dan dengan nilai-nilai kami." kata dia.

 

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement