Rabu 30 Jun 2021 15:29 WIB

Vaksinasi Amerika Serikat Dilaporkan Melambat

Para ahli khawatir dengan kemunculan varian Delta di AS.

Rep: Puti Almas/ Red: Teguh Firmansyah
Produk Vaksin Covid-19 Phzer dan Moderna dari Amerika Serikat
Foto: VOA
Produk Vaksin Covid-19 Phzer dan Moderna dari Amerika Serikat

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Vaksinasi untuk mencegah infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) di Amerika Serikat (AS) dilaporkan melambat, di tengah kekhawatiran melonjaknya kasus penyakit akibat varian Delta.  Laporan menyebutkan bahwa varian Delta telah menyebar hampir ke setiap negara bagian di AS. Jumlah rata-rata vaksin Covid-19 yang diberikan per hari di Negeri Paman Sam menurun hingga 55,3 persen dari pekan sebelumnya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan sekitar 46,4 persen populasi di negara itu telah mendapatkan vaksinasi COVID-19. Sementara, ada 54,2 persen populasi yang menerima setidaknya satu dosis vaksin.

Baca Juga

Sebanyak 154,2 juta orang di AS telah divaksinasi lengkap. Namun, beberapa negara bagian seperti Alabama, Arkansas, Louisiana, Mississippi, Tennessee dan Wyoming memiliki tingkat vaksinasi yang rendah.

Gedung Putih telah mengkonfirmasi AS tidak dapat memenuhi target untuk memberikan vaksinasi, setidaknya satu dosis kepada 70 persen populasi dewasa pada 4 Juli.

Di tengah melambatnya tingkat vaksinasi di AS, infeksi yang disebabkan varian Delta meningkat di negara itu. Dalam dua pekan terakhir, proporsi kasus varian ini diperkirakan meningkat menjadi 20,6 persen secara nasional dan lebih tinggi di beberapa wilayah.

“Varian ini berpotensi menjadi jenis virus corona yang dominan di AS,” ujar direktur CDC, Rocjelle Walensky, dilansir China.org, Rabu (30/6).

Di Los Angeles County, laju penyebaran Delta telah mendorong para pejabat wilayah untuk menerapkan kembali aturan penggunaan masker di ruang publik, terlepas dari status vaksinasi. Panduan masker sukarela yang baru diperlukan hingga varian Delta dapat lebih dipahami.

Para ahli khawatir varian tersebut dapat menyebabkan meningkatnya kasus Covid-19 pada musim gugur di AS, jika populasi yang tidak divaksinasi tidak mengambil tindakan tepat waktu. Beberapa vaksin mRNA, yang dibuat oleh Pfizer/BioNTech dan Moderna, disebut mungkin cukup efektif melawan varian Delta.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement