Jumat 02 Jul 2021 14:23 WIB

MilenialFest & PPI Tiongkok Bahas Pemulihan Ekonomi Pemuda

Pelajar dari PPI Tiongkok telah mengembangkan sebuah platform e-commerce.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kolaborasi antara MilenialFest dan PPI Tiongkok menghasilkan satu forum yang berisi paparan dan talk show yang dikemas dalam MilenialHub – The Asian Heroes. Memanfaatkan platform Zoom, kedua penyelenggara akan menghadirkan sederet pembicara andal yang akan membahas: pemberdayaan pemuda dalam beberapa sektor yakni perdagangan, investasi dan pengembangan UMKM di antara dua negara.

MilenialFest Danial Iskandar mengatakan Tiongkok merupakan mitra strategis Indonesia dalam berbagai bidang. Dia berharap hadirnya menteri perdagangan dan menteri investasi dalam acara ini dapat memberi inspirasi bagi pemulihan ekonomi kita.

"Milenial Indonesia di Tiongkok dan Indonesia dapat berkontribusi dalam peningkatan ekspor maupun tumbuhnya kualitas investasi di dalam negeri,” kata Danial Iskandar dalam siaran persnya kepada Republika.co.id, Jumat (2/7).

Tema ekonomi dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga mendapat tempat di acara ini. Talk show mengenai ekosistem UKM ideal akan diisi oleh CEO Tokonesia Muhammad Wagiyanto, Impact Manager Warung Pintar Jiwo Damar Anarkie, serta Founder & CEO AnyHelper Kelvin Chen.

Muhammad Wagiyanto dan Jiwo Damar Anarkie merupakan pembicara dari Indonesia, sementara Kelvin Chen adalah pembicara yang berbasis di Tiongkok. 

Ketua Umum PPI Tiongkok Nikkolai Ali Akbar mengatakan dalam penguatan kerja sama antara Indonesia dengan Tiongkok, khususnya di bidang bisnis dan perdagangan, para pelajar dari PPI Tiongkok telah mengembangkan sebuah platform e-commerce bernama Tokonesia. Misi utama Tokonesia adalah membantu promosi dan mempercepat komoditas utama memasuki pasar Tiongkok. Tujuannya, semakin banyak barang-barang asli Indonesia, karya anak bangsa, yang menembus pasar Tiongkok.

Jadi, lanjut dia, tak hanya sekedar impor barang-barang murah dari Tiongkok saja, tetapi juga 'menyerang balik' dengan komoditas Indonesia. "Kami juga mengajak seluruh stakeholder untuk berkolaborasi guna meningkatkan ekspor Indonesia ke luar negeri, khususnya Tiongkok," katanya.

Dari tema sosial, MilenialHub kali ini akan mengulas tradisi dan nilai – nilai yang diyakini membawa Tiongkok menjadi negara amat berpengaruh di dunia.

“Selain mempertemukan figur – figur yang kami anggap sebagai Asian Heroes, kami ingin juga mengulas kekuatan Asian values, yakni nilai – nilai yang kita yakini di banyak negara di Asia, seperti loyalitas pada keluarga hingga bangsa, disiplin dan etos kerja, dan seterusnya,” terang Nikko yang juga mahasiswa kedokteran di Chongqing.

Para pembicara di sesi talk show  “The Power of Asian Values” adalah Co-Founder & CEO KitaBisa Alfatih Timur, Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah, dan Peneliti Tiongkok di Indonesia Qian Qan Lu Li.

MilenialHub akan berlangsung pada Sabtu, 3 Juli 2021, mulai pukul 13.00 – 17.15 WIB. Pendaftaran dibuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Peserta dapat mengisi formular pendaftaran melalui bit.ly/theasianheroes.

“Acara kami ternyata bertepatan dengan hari pertama PPKM darurat, saat sebagian besar teman – teman di Jawa dan Bali harus tetap di rumah. Nah, sembari menaati aturan untuk upaya kolektif mengakhiri pandemi, kami mengajak teman – teman semua untuk berinteraksi, menyimak, dan bertukar gagasan lewat MilenialHub ini,” tutup Danial.   

MilenialHub adalah program kerja sama antara MilenialFest dengan perkumpulan pelajar Indonesia di luar negeri maupun dengan komunitas berbasis anak muda lainnya. Pada seri pertama, MilenialHub bekerja sama dengan PPI Tiongkok dan menghadirkan sesi talkshow dan inspiring speech, tempat bertemunya gagasan lokal yang berwawasan global. 

Ikuti informasi terbaru mengenai MilenialHub seri kedua lewat Instagram @milenialfest dan @ppitiongkok. Sebelumnya, pada April lalu, MilenialFest telah menyelenggarakan MilenialHub dengan PPI Belgia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement