REPUBLIKA.CO.ID, KOTA LUKSEMBURG - Perdana Menteri Luksemburg telah dibawa ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan seminggu setelah dites positif terpapar virus corona. Menurut pernyataan pemerintah, dilansir di Euronews, Senin (5/7), Xavier Bettel ditempatkan di rumah sakit selama 24 jam di bawah pengawasan, dan sedang menjalani tes lebih lanjut.
Pria berusia 48 tahun itu memulai masa isolasi 10 hari pada 27 Juni, kurang dari 48 jam setelah pertemuan puncak Eropa di Brussels. Di Brussel dia bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa lainnya. Dia menderita gejala ringan seperti demam dan sakit kepala.
"Tidak ada peserta lain yang dianggap sebagai kasus kontak," kata pemerintah Luksemburg saat itu.
Xavier Bettel telah menerima suntikan pertama vaksin AstraZeneca pada 6 Mei. Luksemburg, negara berpenduduk 630 ribu yang terletak di antara Jerman, Belgia dan Prancis, telah mengalami peningkatan infeksi selama 10 hari terakhir.
Pada penghitungan terakhir pada hari Sabtu (3/7), 136 orang dinyatakan positif COVID-19, angka yang belum tercapai sejak pertengahan Mei. Negara ini telah melihat total 71.031 kasus COVID dan 818 kematian sejak awal pandemi.