Rabu 07 Jul 2021 14:27 WIB

Thailand akan Kembali Buka Tiga Pulau untuk Pariwisata

Pembukaan tiga pulau resor di Thailand akan dimulai 15 Juli

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Nur Aini
Pulau Koh Tachai di Thailand.
Foto: Youtube
Pulau Koh Tachai di Thailand.

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK — Thailand dikabarkan berencana membuka tiga pulau resor di provinsi Surat Thani, Samui, Phangan dan Tao untuk turis asing pada 15 Juli nanti. 

 

Baca Juga

Sekretaris Jenderal Kantor Perdana Menteri, Thanakorn Wangboonkongchana, mengatakan, pada 6 Juli pariwisata internasional Thailand siap untuk dilanjutkan di pulau-pulau tersebut. Langkah itu, dilakukan karena 71,4 persen penduduk setempat (89 ribu orang) telah divaksinasi Covid-19.

 

Mengutip Vietnamplus, Rabu (7/7) langkah yang dilakukan terhadap tiga pulau itu, sama dengan skema ‘Kotak Pasir Phuket’ sebelumnya yang diluncurkan pada 1 Juli silam. Selama sepekan pertama, semua pengunjung asing harus tinggal di Samui, meskipun nantinya mereka akan diizinkan untuk melakukan perjalanan keliling pulau dengan rute tertutup.

Di pekan selanjutnya, para wisatawan dapat melakukan perjalanan dengan bebas di sekitar Samui atau melanjutkan ke Koh Phangan dan Koh Tao. Kendati demikian, mereka akan dites Covid-19 tiga kali, saat kedatangan, di akhir pekan pertama dan di hari ke-12 atau ke-13.

Setelah tinggal dua pekan penuh di daerah yang ditentukan, wisatawan dengan hasil negatif akan bebas melakukan perjalanan ke provinsi lain secara nasional.

Menanggapi rencana tersebut, Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) Yuthasak Supasorn mengatakan, jumlah wisatawan yang diharapkan tiba diperkirakan seribu orang dalam 30 hari pertama. Jumlah itu, bisa menghasilkan setidaknya 100 juta THB (lebih dari 3 juta dolar AS) untuk perekonomian provinsi.

 

Jumlah itu memang masih sedikit jika dibandingkan dengan rencana ‘Kotak pasir Phuket’. Dalam paket itu, Pemerintah Thailand, mengharapkan sekitar 100 ribu turis asing mengunjungi Phuket pada kuartal ketiga tahun ini, sehingga bisa menghasilkan pendapatan 8,9 miliar THB (278 juta dolar AS).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement