REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV – Israel menggagalkan upaya penyelundupan senjata di perbatasannya dengan Lebanon. Saat ini, Tel Aviv tengah menyelidiki keterlibatan kelompok Hizbullah dalam hal tersebut.
Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Avichay Adraee mengatakan total 43 senjata, termasuk pistol, disita personel IDF yang berpatroli di wilayah desa Ghajar. Mereka melihat para tersangka mengangkut tas dari Lebanon ke wilayah Israel.
Menurut Adraee, senjata yang disita bernilai lebih dari 800 ribu dolar AS. “IDF sedang menyelidiki kemungkinan Hizbullah membantu dalam upaya penyelundupan dan menyelidiki bersama kepolisian identitas para tersangka yang terlibat,” ujarnya pada Sabtu (10/7), dikutip laman Al Arabiya.
Adraee menekankan, patroli akan terus dilakukan di wilayah perbatasan dengan Lebanon. Dia juga mengatakan, para personel IDF bakal terus memerangi upaya penyelundupan narkoba dan senjata yang melintasi perbatasannya.