Senin 02 Aug 2021 08:11 WIB

Pakar Swiss: Tudingan Corona Bocor dari Lab Bersifat Politis

Ahli epidemiologi dari Swiss sebut tak ada bukti virus corona berasal dari lab Wuhan.

Ilustrasi penyebaran virus corona. Virus corona tipe baru penyebab Covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan, China, pada akhir 2019.
Foto: MgIT03
Ilustrasi penyebaran virus corona. Virus corona tipe baru penyebab Covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan, China, pada akhir 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSCOW -- Pakar penyakit menular dari Swiss, Prof Didier Pittet, menyebut, tidak ada bukti virus corona tipe baru yang menjadi penyebab Covid-19 bocor dari laboratorium Wuhan di China. Ia juga meyakini tudingan tersebut "lebih bersifat politis".

"Kita benar-benar tidak punya bukti, virus itu atau virus lainnya diciptakan di laboratorium," kata Prof Pittet saat diwawancarai Kantor Berita Rusia, Sputnik, yang dipublikasikan pada Sabtu (31/7).

Baca Juga

Prof Pittet yang juga penemu hand sanitizer mengatakan, isu soal asal usul SARS-CoV-2 terkait dengan kebocoran laboratorium Institut Virologi Wuhan (WIV) sudah sering dibicarakan. Terutama, karena itu terjadi di China.

"Tapi orang kerap lupa, bakteri perusak pertama yang lolos dari laboratorium terjadinya di Amerika Serikat," ujar ahli epidemiologi kenamaan dari Geneva University Hospitals, dikutip dari Global Times, Senin (2/8).

sumber : Antara, Xinhua
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement