Ahad 15 Aug 2021 01:20 WIB

Ceko Tetap Pulangkan Warga Afghanistan

Sejumlah negara Uni Eropa menunda pemulangan imigran ke Afghanistan

 Warga Afghanistan yang mengungsi dari provinsi Kunduz dan Takhar karena pertempuran antara pasukan Taliban dan Afghanistan. ilustrasi
Foto: EPA-EFE/JAWED KARGAR
Warga Afghanistan yang mengungsi dari provinsi Kunduz dan Takhar karena pertempuran antara pasukan Taliban dan Afghanistan. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, PRAHA -- Republik Ceko akan tetap memulangkan para pencari suaka, yang permohonannya ditolak, kembali ke Afghanistan meski situasi keamanan di negara tersebut memburuk, kata Menteri Dalam Negeri Jan Hamacek seperti dikutip pada Jumat (13/8). Sejumlah negara Uni Eropa, seperti Denmark dan Jerman, menunda pemulangan ke Afghanistan saat Taliban dengan cepat menguasai kota-kota Afghanistan menyusul penarikan pasukan asing.

"Republik Ceko sedang mengatur permohonan suaka milik individu, memeriksa alasan secara menyeluruh untuk menentukan nasib (suaka). Kami tidak akan melakukan pengecualian apa pun," kata Hamacek kepada situs berita www.idnes.cz.

Pejabat Ceko juga memperdebatkan tentang bagaimana membantu para warga Afghanistan yang telah mendukung pasukan Ceko, yang dikerahkan melalui misi NATO di Afghanistan, lantaran kini hidupnya terancam oleh Taliban.Organisasi-organisasi pembela HAM mendesak pemerintah agar segera bertindak terkait kondisi saat ini.

sumber : Antara/Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement