Ahad 15 Aug 2021 18:20 WIB

20 Pengungsi Rohingya Hilang di Teluk Benggala

Kapal yang membawa 20 pengungsi Rohingya terbalik.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Agung Sasongko
Pengungsi Rohingya menunggu untuk divaksinasi COVID-19 di Cox
Foto: AP/Syafiqur Rahman
Pengungsi Rohingya menunggu untuk divaksinasi COVID-19 di Cox

REPUBLIKA.CO.ID, DHAKA -- Lebih dari 20 pengungsi Rohingya dilaporkan hilang dan dikhawatirkan tenggelam saat kapal yang membawa mereka terbalik di Teluk Benggala. Insiden itu terjadi saat mereka berusaha meninggalkan Bhasan Char, sebuah pulau terpencil yang digunakan Bangladesh untuk menampung para pengungsi.

"Kami sangat terpukul karena dilaporkan banyak penumpang, termasuk wanita dan anak-anak, tenggelam secara tragis. Jumlah yang dikonfirmasi belum diketahui," kata badan pengungsi PBB dalam sebuah pernyataan pada Ahad (15/8).

Baca Juga

 

Menurut keterangan polisi, sekitar 40 pengungsi Rohingya, termasuk perempuan dan anak-anak, berada di kapal yang terbalik akibat cuaca buruk pada Sabtu (14/8) pagi. Sebanyak 14 di antaranya berhasil diselamatkan oleh nelayan dan dibawa kembali ke Bhasan Char.

Saat ini penjaga pantai, angkatan laut, dan angkatan udara Bangladesh masih melanjutkan operasi pencarian serta penyelamatan. Abdul Hamid, seorang pengungsi Rohingya berusia 40 tahun, mengungkapkan, tinggal di Bhasan Char memang tidak mudah.

“Di sini tidak ada pekerjaan. Orang tidak bisa pergi dan bertemu kerabat mereka di kamp-kamp (pengungsi) di Cox’s Bazar,” ucapnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement