REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz pada Selasa (7/9) memecat Direktur Keamanan Publik Khalid bin Qaraar al-Harbi. Kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA) melaporkan, Raja Salmam memerintahkan penyelidikan terhadap al-Harbi. SPA mengatakan, pemecatan al-Harbi merupakan bagian dari dekrit kerajaan. Raja Salman juga memecat 19 pejabat lain yang tidak disebutkan namanya.
Keputusan tersebut dikeluarkan berdasarkan laporan resmi bahwa al-Harbi melakukan banyak pelanggaran. Dia melakukan pelanggaran untuk mengambil uang publik dan kepentingan pribadi. "Al-Harbi dituduh melakukan sejumlah kejahatan, termasuk pemalsuan, penyuapan, dan penyalahgunaan kekuasaan bersama dengan 18 orang lainnya dari sektor publik dan swasta," ujar laporan SPA.
Perintah kerajaan juga mengarahkan Otoritas Pengawasan dan Anti-Korupsi untuk menyelesaikan penyelidikan terhadap al-Harbi dan semua orang yang terlibat dalam masalah tersebut. Namun kerajaan tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Rekomendasi
-
Rabu , 04 Feb 2026, 17:02 WIB
Profil Saif al-Islam: Putra Muammar Qaddafi, Calon Pemimpin Masa Depan Libya yang Tewas Dibunuh
-
-
Rabu , 04 Feb 2026, 16:01 WIBEks Pelapor Khusus PBB: Indonesia Harus Siap Mundur dari BoP
-
Rabu , 04 Feb 2026, 15:50 WIBPenasihat Khamenei Tegaskan Posisi Iran Soal Program Nuklir dan Pembicaraan dengan AS
-
Rabu , 04 Feb 2026, 15:02 WIBDua Hari Buka, Israel Tutup Lagi Perbatasan Rafah
-
Rabu , 04 Feb 2026, 13:47 WIBAS Disebut 'Bunuh Diri Politik', Pakar Inggris Ungkap Rahasia Ketangguhan Militer Iran
-