Kamis 16 Sep 2021 21:56 WIB

3.000 Nakes di Prancis Kena Skors Gara-Gara Belum Vaksinasi

Prancis adalah salah satu negara yang cukup skeptis saat kampanye vaksin diluncurkan

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih
Masyarakat mengantre untuk divaksin di Stade de France, Saint-Denis, di luar Paris, Prancis, pada April 2021.
Foto:

 

Véran menjamin pada hari Kamis bahwa kelangsungan, keamanan dan kualitas perawatan di semua rumah sakit dan fasilitas mediko-sosial, meskipun beberapa layanan, seperti pemindaian MRI, terkena dampak untuk beberapa jam.

 

Dia menambahkan bahwa penangguhan terutama mempengaruhi staf pendukung, dan beberapa dokter. 

 

Skeptis

 

Ketika vaksin pertama kali diluncurkan secara global, Prancis adalah salah satu negara yang paling skeptis terhadap vaksin di dunia. Kemudian, sekitar 40 persen orang yang memenuhi syarat mengatakan mereka berencana untuk diimunisasi, menurut sebuah survei oleh Ipsos. 

 

Pada saat yang sama penelitian dari BBC Monitoring menemukan bahwa jumlah pengikut halaman berbahasa Prancis yang berbagi konten anti-vaksin tumbuh pada tahun 2020, dari 3,2 juta menjadi hampir 4,1.

 

 

Namun, sejak diperkenalkannya 'health pass' Covid pada bulan Juli, Prancis telah menjadi salah satu negara yang paling banyak divaksinasi di dunia. Hampir 90 persen dari semua orang dewasa sekarang memiliki setidaknya satu suntikan. Prancis juga telah mulai memvaksinasi anak-anak berusia 12 tahun ke atas, dan memberikan suntikan booster kepada orang-orang yang rentan. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement