REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- India telah berjanji untuk mengurangi emisinya menjadi nol bersih pada tahun 2070. Rencana India ini menghilangkan tujuan utama KTT COP26 bagi negara-negara untuk berkomitmen mencapai target itu pada tahun 2050.
Perdana Menteri Narendra Modi membuat janji, pertama kalinya India menetapkan target nol bersih, pada KTT Glasgow. Nol bersih, atau menjadi netral karbon, berarti tidak menambah jumlah gas rumah kaca di atmosfer.
China telah mengumumkan rencana untuk netralitas karbon pada tahun 2060, sementara AS dan Uni Eropa bertujuan untuk mencapai nol bersih pada tahun 2050.
Dilansir di BBC, Selasa (2/11), pemimpin India itu adalah salah satu dari lebih dari 120 pemimpin yang berkumpul di Glasgow untuk konferensi dua minggu itu.
Puluhan orang memberikan pidato pada hari Senin (1/11) yang menguraikan tujuan untuk mengatasi krisis iklim, termasuk Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Presiden AS Joe Biden dan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres.
Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa setiap hari dunia tertunda dalam mengatasi perubahan iklim, biaya kelambanan akan meningkat. Namun dia mengatakan kepada para delegasi bahwa perang melawan pemanasan global menawarkan peluang luar biasa bagi ekonomi dunia.
Rekomendasi
-
Ahad , 08 Feb 2026, 00:08 WIB
Ranjau Canggih: Senjata Tersembunyi Iran untuk Mengimbangi Kekuatan Militer AS
-
-
Ahad , 08 Feb 2026, 00:05 WIBHadapi Amerika di Perundingan, Iran Tegaskan Uranium dan Rudal tidak untuk Kompromi
-
Ahad , 08 Feb 2026, 00:00 WIBJerman Siaga, Mata-mata Iran Incar Jantung Militer Bundeswehr
-
Sabtu , 07 Feb 2026, 22:22 WIBApa yang Sudah Dicapai Sejak Perjanjian Iklim Paris 2015?
-
Sabtu , 07 Feb 2026, 21:59 WIBSemut-Semut Ini Mengamputasi Kaki yang Terluka!
-