Selasa 09 Nov 2021 21:18 WIB

NSW: Orang tak Divaksinasi 16x Lebih Berisiko Dirawat-Wafat

NSW ingatkan warganya agar mendapatkan vaksin Covid-19.

Pusat Vaksinasi Sydney Barat Daya, di Macquarie Fields di Sydney, New South Wales, Australia, 24 September 2021. Mayoritas orang yang dirawat atau meninggal karena Covid-19 di NSW adalah mereka yang belum divaksinasi.
Foto: EPA-EFE/DAN HIMBRECHTS AUSTRALIA AND NEW ZEA
Pusat Vaksinasi Sydney Barat Daya, di Macquarie Fields di Sydney, New South Wales, Australia, 24 September 2021. Mayoritas orang yang dirawat atau meninggal karena Covid-19 di NSW adalah mereka yang belum divaksinasi.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- Orang yang tidak disuntik vaksin 16 kali lebih berpeluang dirawat di ruang unit perawatan intensif (ICU) atau meninggal karena Covid-19. Laporan Negara Bagian New South Wales (NSW), Australia itu menjadi pengingat bagi masyarakat agar mendapatkan vaksin Covid-19.

Otoritas setempat pun mendesak warga mendapatkan vaksin saat Australia mulai hidup berdampingan dengan virus corona. Sementara itu, data departemen kesehatan NSW pada Senin (8/11) malam menunjukkan, hanya 11 persen dari 412 orang yang meninggal dalam wabah varian delta selama empat bulan hingga Oktober sudah mendapatkan vaksinasi lengkap.

Baca Juga

Usia rata-rata yang meninggal adalah 82 tahun. Hanya sekitar tiga persen dari pasien ICU yang sudah divaksin lengkap, sementara lebih dari 63 persen dari 61.800 kasus yang terdeteksi antara 16 Juni-7 Oktober tidak divaksin.

"Orang muda yang menerima dua dosis vaksin mengalami tingkat infeksi yang lebih rendah dan hampir tidak mengalami penyakit serius, sementara mereka yang tidak menerima vaksin pada kelompok usia ini berisiko lebih besar terpapar Covid-19 dan membutuhkan rawat inap," kata pejabat kesehatan NSW Kerry Chant lewat pernyataan resminya.

sumber : Antara, Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement