Selasa 11 Jan 2022 05:05 WIB

Amazon Potong Cuti Berbayar Karyawan Positif Covid-19

Karyawan Amazon yang positif Covid-19 juga hanya isolasi satu pekan

Logo Amazon Web Services Inc.
Foto: wikipedia.org
Logo Amazon Web Services Inc.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Amazon mengumumkan bahwa para karyawannya kini hanya perlu menjalani isolasi selama satu pekan jika dinyatakan positif Covid-19. Kebijakan ini mengikuti panduan kesehatan terbaru di Amerika Serikat. Dalam sebuah pesan kepada karyawannya, Amazon mengatakan kebijakan tersebut akan segera berlaku. Karyawan yang positif Covid-19 juga akan mendapatkan cuti berbayar hingga 40 jam.

"Jangan datang bekerja jika Anda sakit. Opsi cuti tambahan tersedia untuk individu yang masih bergejala lebih dari satu pekan," kata perusahaan sebagaimana dikutip dari Reuters pada Senin (10/1/2022).

Varian Omicron dari virus corona telah mendorong lonjakan kasus di Amerika Serikat sehingga menyebabkan kekurangan pekerja di maskapai penerbangan, sekolah, dan bisnis. Pada Selasa (4/1) waktu setempat, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengeluarkan panduan baru yang menyatakan bahwa orang-orang yang tertular Covid-19 dapat mengakhiri isolasi setelah lima hari.

Sebelumnya, masa isolasi untuk warga yang positif Covid-19 adalah 10 hari. Dengan ratusan ribu staf gudang dan logistik, Amazon menjadi perusahaan swasta terbesar kedua di AS setelah Walmart Inc yang akan menerapkan kebijakan untuk mengurangi separuh cuti berbayar karena Covid-19 berdasarkan panduan CDC.

sumber : Antara / Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement