Jumat 25 Feb 2022 05:50 WIB

Hubungan Turki dan Israel, 2 Negara yang Kembali Mesra

Turki dan Israel kembali perkuat hubungn setelah pernah bersitegang

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Nashih Nashrullah
Bendera Turki dan Israel. Turki dan Israel kembali perkuat hubungn setelah pernah bersitegang

 

Surat kabar itu mengatakan beberapa tersangka yang terkait dengan Iran telah ditahan. Para pejabat Turki menyatakan upaya pembunuhan itu sebagai pembalasan atas pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh pada 2020 oleh agen-agen Israel. 

Bagi Erdogan, memperbaiki hubungan dengan Israel dan menjalin kemitraan potensial di Kaukasus dan Asia Tengah berarti berjalan di atas tali (menghadapi hal yang rumit). 

Dalam hal ini, Erdogan harus menyeimbangkan peningkatan hubungan dengan negara-negara seperti Israel, Arab Saudi, dan UEA, yang dianggap oleh para kritikus mereka telah meninggalkan pembelaan terhadap kasus-kasus Muslim, termasuk penderitaan orang Palestina. 

Di sisi lain, ia harus memproyeksikan dirinya sebagai pemimpin Muslim yang peduli dengan rekan-rekan agamanya. 

Akibatnya, menteri luar negeri Turki,  Mevlut Cavusoglu, baru-baru ini mengatakan bahwa setiap langkah yang mereka ambil dengan Israel mengenai hubungan mereka, normalisasi apapun, tidak akan mengorbankan kasus Palestina, seperti beberapa negara lainnya. 

Pada waktu yang hampir bersamaan, Turki mendakwa 16 orang yang ditangkap musim gugur lalu atas tuduhan menjadi bagian dari jaringan mata-mata Israel. Namun sumber-sumber intelijen Israel telah membantah keberadaan jaringan semacam itu. 

 

"Tuduhan Ankara tentang 'spionase' dan ancaman nyata untuk menaikkan harga para tahanan menunjukkan bahwa mereka menggunakan diplomasi penyanderaan yang melibatkan turis yang tidak bersalah. Ini adalah bagaimana Hamas, yang didukung oleh partai yang berkuasa di Ankara, juga bertingkah. Rezim normal tidak menahan orang-orang yang tidak bersalah," kata Seth J Frantzman, koresponden sayap kanan Jerusalem Post's Middle East, tak lama setelah penangkapan musim gugur lalu itu, dilansir di Qantara, Kamis (24/2/2022).       

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement