Kamis 10 Mar 2022 00:05 WIB

Presiden Ukraina Tegaskan Perang Harus Diakhiri

Zelenskyy mengatakan Ukraina dan Rusia perlu duduk di meja negosiasi

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan  melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS).  Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.

KYIV, Ukraina -- Presiden Ukraina pada Rabu (9/3/2022) menyerukan diakhirinya perang dengan Rusia, dengan mengatakan kedua negara harus mengadakan pembicaraan demi kepentingan rakyat.

“Perang harus diakhiri. Kita perlu duduk di meja negosiasi - bukan untuk ambisi pembunuhan yang sudah usang, tetapi untuk kepentingan rakyat," kata Volodymyr Zelenskyy dalam sebuah pesan video.

Menyambut keputusan Presiden AS Joe Biden untuk melarang impor minyak dari Rusia, dia mengatakan "itu adalah sinyal terkuat ke seluruh dunia. Ini sangat sederhana: Setiap sen yang dibayarkan ke Rusia berubah menjadi peluru dan proyektil yang terbang ke negara-negara berdaulat lainnya."

Zelenskyy mengatakan Rusia telah menembak dan memblokir koridor kemanusiaan untuk mengevakuasi warga sipil dan mencatat koridor kemanusiaan pertama yang dibuka hanya 1 persen dari apa yang perlu dilakukan.

Dia juga berterima kasih kepada warga Rusia yang mendukung Ukraina dan turun ke jalan menentang perang.

Perang Rusia di Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menarik kecaman internasional, menyebabkan sanksi keuangan bagi Moskow dan mendorong eksodus perusahaan global dari Rusia.

Setidaknya 474 warga sipil telah tewas dan 861 terluka di Ukraina sejak awal perang, menurut PBB. Sekitar 2 juta orang juga telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, kata Badan Pengungsi PBB.

 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/presiden-ukraina-tegaskan-perang-harus-diakhiri/2528358

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement