Jumat 15 Apr 2022 16:10 WIB

90 Warga Palestina Terluka dalam Bentrokan dengan Pasukan Israel di Al Aqsa

Israel menggeruduk Al Aqsa setelah ada warga yang lemparkan batu ke ruang doa Yahudi.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Friska Yolandha
Warga Palestina bentrok dengan pasukan keamanan Israel di kompleks Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem Jumat, 15 April 2022.
Foto: AP Photo/Mahmoud Illean
Warga Palestina bentrok dengan pasukan keamanan Israel di kompleks Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem Jumat, 15 April 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Pasukan Israel menggeruduk Masjid Al Aqsa di Yerusalem, Jumat (15/4/2022) pagi waktu setempat. Bentrokan pecah dan menyebabkan setidaknya 90 warga Palestina luka-luka.

Menurut lembaga yang mengelola Masjid Al-Aqsa, yakni Wakaf Islam, pasukan Israel mulai memasuki kompleks tersuci ketiga umat Islam itu sebelum fajar. Kala itu ribuan warga Palestina hendak menunaikan salat Subuh. Menurut otoritas Israel, pasukannya memasuki kompleks Al Aqsa untuk mengangkut batu-batu yang telah dikumpulkan sekelompok warga Palestina guna mengantisipasi kekerasan.

Baca Juga

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Israel turut menyampaikan hal serupa. Ia mengatakan, puluhan pria bertopeng dengan membawa bendera Palestina dan Hamas berbaris ke kompleks Al-Aqsa pada Jumat pagi. Mereka dituding telah mengumpulkan batu di sekitar area tersebut. “Polisi dipaksa masuk ke halaman untuk membubarkan kerumunan dan memindahkan batu-batu tersebut, guna mencegah kekerasan lebih lanjut,” kata Kemenlu Israel lewat akun Twitter-nya.

Kepolisian Israel mengklaim, mereka mulai menggeruduk Masjid Al Aqsa setelah adanya sekelompok warga yang melemparkan batu ke arah ruang doa umat Yahudi di Tembok Barat. Polisi Israel hendak membubarkan dan memukul mundur kelompok tersebut.

Pada momen itulah bentrokan pecah. Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, warga Palestina melemparkan batu ke arah pasukan keamanan Israel. Pasukan Israel membalasnya dengan menembakkan gas air mata dan granat kejut. Menurut keterangan beberapa saksi, penembakan itu dilakukan secara acak tanpa mempertimbangkan adanya orang tua dan anak-anak. Sebagian warga berlarian memasuki masjid untuk berlindung.

Sedikitnya 90 warga Palestina dilaporkan mengalami luka-luka. Menurut Bulan Sabit Merah Palestina, sebagian besar korban luka berhasil dievakuasi ke rumah sakit. Meskipun dalam prosesnya, pasukan Israel sempat menghalangi ambulans dan paramedis memasuki area kompleks Al Aqsa. Wakaf Islam mengungkapkan, salah satu penjaga Masjid Al Aqsa turut tertembak peluru karet di bagian mata.

 

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement