Sabtu 16 Apr 2022 10:18 WIB

Korut Rayakan Peringatan 110 Tahun Kelahiran Kim Il-sung

Korut merayakan peringatan 110 tahun kelahiran mendiang pendiri negara itu

Rep: Dwina Agustin/ Red: Christiyaningsih
Kim Jong Un menghadiri pertemuan nasional dan prosesi publik di Lapangan Kim Il-sung Pyongyang. Korut merayakan peringatan 110 tahun kelahiran mendiang pendiri negara itu, Kim Il-sung, pada Jumat (15/4/2022).
Foto: KCNA/EPA
Kim Jong Un menghadiri pertemuan nasional dan prosesi publik di Lapangan Kim Il-sung Pyongyang. Korut merayakan peringatan 110 tahun kelahiran mendiang pendiri negara itu, Kim Il-sung, pada Jumat (15/4/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG -- Korea Utara (Korut) merayakan peringatan 110 tahun kelahiran mendiang pendiri negara itu Kim Il-sung pada Jumat (15/4/2022). Perayaan ini ditandai dengan kembang api, prosesi, dan malam gala di alun-alun utama Pyongyang.

Ribuan orang mengenakan pakaian tradisional berwarna-warni. Mereka bernyanyi dan menari dalam memperingati "Hari Matahari". Peringatan itu adalah hari libur nasional terbesar di Korea Utara. Kim Il-sung yang meninggal pada 1994 mendirikan rezim pemerintahan yang sekarang dipimpin oleh cucunya, Kim Jong-un.

Baca Juga

Liburan tahun ini menandai 110 tahun sejak Kim Il-sung lahir pada 15 April 1912. Korea Utara biasanya mengadakan perayaan yang lebih besar pada setiap ulang tahun kelima dan kesepuluh.

Pemimpin Kim Jong-un mengunjungi makam kakeknya dan menghadiri pertemuan nasional dan prosesi publik di Lapangan Kim Il-sung Pyongyang. Hanya saja, pemimpin Korea Utara itu tidak memberikan pernyataan publik dalam perayaan kali ini.

Menurut laporan kantor berita Korea Utara KCNA, seorang pejabat senior mengatakan bahwa Korea Utara akan mengatasi semua kesulitan dan selalu muncul sebagai pemenang. Media pemerintah pun menayangkan cuplikan langsung dari malam gala di alun-alun Kim Il-sung setelah matahari terbenam pada Jumat, meski tidak ada tanda-tanda parade militer yang telah diantisipasi.

Sebelum peringatan itu, acara lainnya telah dilangsungkan termasuk konser, pameran seni, dan seminar ideologi. Sebuah festival dibuka di pusat kota Pyongyang, dengan air mancur menari dan perahu yang dihias di Sungai Taedong.

Laporan KCNA menyatakan festival peringatan itu menggambarkan secara artistik rumah asli Kim Il-sung dan gunung suci revolusi, Gunung Paektu. Penduduk dapat mengambil foto di depan lengkungan yang diterangi dengan frasa seperti "Pyongyang Terbaik" dan "Kami adalah orang paling bahagia di dunia".

Selain perayaan dan festival, awal pekan ini Kim Jong-un menghadiahkan hunian baru kepada beberapa elite setianya, termasuk presenter televisi paling terkenal di negara itu. Mereka mendapatkan hadiah atas loyalitas terhadap pemerintahan Korea Utara.

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement