Ahad 05 Jun 2022 12:52 WIB

China Kirim Tiga Astronaut ke Stasiun Luar Angkasa

China meluncurkan pesawat antariksa yang membawa tiga astronot

China meluncurkan pesawat antariksa yang membawa tiga astronaut untuk ditempatkan di stasiun luar angkasa yang pembangunannya akan selesai pada akhir tahun ini.
Foto: X01745
China meluncurkan pesawat antariksa yang membawa tiga astronaut untuk ditempatkan di stasiun luar angkasa yang pembangunannya akan selesai pada akhir tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- China meluncurkan pesawat antariksa yang membawa tiga astronaut untuk ditempatkan di stasiun luar angkasa yang pembangunannya akan selesai pada akhir tahun ini. Roket Long March-2F rocket mengirimkan Shenzhou-14 yang dalam bahasa Mandarin artinya "kendaraan suci."

Peluncuran dilakukan Ahad (5/6/2022) di Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di barat laut China pukul 10:44 pagi waktu setempat. Peluncuran ini disiarkan langsung di stasiun televisi.

Pembangunan stasiun luar angkasa dimulai sejak tahun lalu ketika modul atau tempat tinggal astronaut yang pertama dan terbesar bernama Tianhe diluncurkan. Dua modul berikutnya, Wentian dan Mengtian diluncurkan pada Juli dan Oktober lalu. Dua modul itu terpasang dengan Tianhe dalam struktur berbentuk huruf T.

Komandan misi Shenzhou-14 Chen Dong, 43, dan rekan-rekannya Liu Yang, 43, dan Cai Xuzhe, 46 akan tinggal di stasiun laur angkasa selama enam bulan. Mereka akan pulang bumi pada Desember ketika awak Shenzhou-15 tiba.

Mantan pilot angkatan udara Chen, astronot perempuan China pertama Liu dan Cai akan mengawasi pemasangan, pendaratan dan pengintegrasian Mengtian dan Wentian dengan modul inti. Mereka juga akan memasang peralatan di dalam dan luar stasiun dan melakukan berbagai penelitian.

"Misi Shenzhou-14 merupakan perjuangan penting dalam tahap pembangunan stasiun luar angkasa China, tugasnya akan lebih sulit, akan terdapat lebih banyak masalah dan tantangannya akan lebih berat," kata Chen dalam konferensi pers di Jiuquan. Umur stasiun luar angkasa ini dirancang setidaknya sampai sepuluh tahun.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement