Senin 29 Aug 2022 13:27 WIB

Di China, Wilayah yang Sempat Dilanda Gelombang Panas Kini Bersiap Hadapi Banjir

Banyak daerah di selatan China yang dilanda gelombang panas hingga 40 derajat Celsius

Rep: Lintar Satria/ Red: Christiyaningsih
Sebuah cabai di tanaman sekarat di pertanian Gan Bingdong di desa Longquan di Kota Chongqing, China barat daya, Sabtu, 20 Agustus 2022. Pemandangan Chongqing, sebuah kota besar yang juga mencakup lahan pertanian di sekitarnya dan pegunungan yang curam dan indah , telah diubah oleh gelombang panas yang luar biasa panjang dan intens dan kekeringan yang menyertainya.
Foto: AP Photo/Mark Schiefelbein
Sebuah cabai di tanaman sekarat di pertanian Gan Bingdong di desa Longquan di Kota Chongqing, China barat daya, Sabtu, 20 Agustus 2022. Pemandangan Chongqing, sebuah kota besar yang juga mencakup lahan pertanian di sekitarnya dan pegunungan yang curam dan indah , telah diubah oleh gelombang panas yang luar biasa panjang dan intens dan kekeringan yang menyertainya.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Daerah barat daya China yang mengalami gelombang panas sepanjang bulan ini sekarang mewaspadai banjir saat hujan tak kunjung berhenti. Hujan terus mengguyur pusat manufaktur China, Chongqing dan sekitar Provinsi Sichuan.

Daerah itu kekurangan aliran listrik karena penggunaan air conditioning (AC) yang berlebihan dan turunnya permukaan air waduk. Hujan mulai turun pada Ahad (28/8/2022) dan diperkirakan baru berakhir Selasa (30/8/2022).

Baca Juga

Pada Ahad sore pemerintah memprakarsai respons darurat prevensi-banjir di Sichuan and Chongqing. Pada awal bulan ini pemerintah mendeklarasikan darurat kekeringan nasional.  

Banyak daerah di selatan China yang dilanda gelombang panas hingga 40 derajat Celsius selama beberapa pekan. Bulan ini dianggap periode panas sejak pemerintah mulai mengumpulkan informasi suhu pada 1961.

 

Chongqing tidak diguyur hujan selama tiga pekan dan pemerintah menjatah aliran listrik. Langkah ini menurunkan produksi dari perusahaan-perusahaan besar seluruh dunia.

Selain kekeringan, gelombang panas sepanjang Sungai Yangtze juga mengancam lahan pertanian di banyak kota dan daerah. Foto-foto danau, lumpur, dan sungai kering menyebar di media sosial. Chongqing dan Sichuan dilanda kebakaran hutan. Diperkirakan hujan akan mengguyur daerah timur dan barat daya Cekungan Sichuan dan barat dan utara Chongqing pada Senin dan Selasa.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement