Ahad 04 Sep 2022 08:49 WIB

Inggris akan Mulai Kembali Kampanye Vaksinasi Covid-19

Inggris hendak mengantisipasi naiknya kasus baru Covid-19 saat musim dingin tiba.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Indira Rezkisari
Inggris akan memulai kembali kampanye vaksinasi Covid-19 dalam beberapa pekan mendatang.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Inggris akan memulai kembali kampanye vaksinasi Covid-19 dalam beberapa pekan mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON – Inggris akan memulai kembali kampanye vaksinasi Covid-19 dalam beberapa pekan mendatang. Hal itu diharapkan meningkatkan lagi perlindungan terhadap warganya dari beberapa varian Covid-19, terutama Omicron, yang sudah beredar luas.

Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan Inggris telah menyetujui vaksin Covid-19 Pfizer untuk digunakan pada warga berusia 12 tahun ke atas pada Sabtu (3/9/2022). Izin diberikan setelah mereka menemukan bahwa vaksin itu aman dan efektif. Vaksin Moderna juga disahkan di sana bulan lalu.

Baca Juga

Pemerintah Inggris akan menawarkan vaksin kepada semua warga berusia 50 tahun ke atas, serta petugas kesehatan garis depan dan kelompok lain yang dianggap sangat berisiko. Inggris hendak mengantisipasi naiknya kasus baru Covid-19 saat musim dingin tiba.

“Vaksin inovatif ini akan memperluas kekebalan dan memperkuat pertahanan kita terhadap apa yang tetap menjadi virus yang mengancam jiwa. Jika memenuhi syarat, silakan datang untuk (memperoleh) suntikan booster segera setelah Anda dihubungi oleh Layanan Kesehatan Nasional," kata Menteri Kesehatan Inggris Steve Barclay dalam sebuah pernyataan.

Vaksin Covid-19 sebelumnya hanya menargetkan strain awal, bahkan ketika mutan muncul. Dalam booster "bivalen" baru, setengah dari dosis menargetkan vaksin asli dan setengahnya menawarkan perlindungan terhadap varian Omicron terbaru.

Sejauh ini Inggris sudah mencatatkan lebih dari 23,5 juta kasus Covid-19. Korban meninggal akibat pandemi di sana telah melampaui 205 ribu jiwa, dilansir dari Reuters.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement