Sabtu 01 Oct 2022 22:38 WIB

Rusia Selidiki Kasus Terorisme Internasional atas Kebocoran Gas Nord Stream

Rusia akan menyelidiki insiden kebocoran gas sebagai tindakan terorisme internasional

Red: Nur Aini
Otoritas Rusia membuka penyelidikan soal kasus “terorisme internasional” atas kebocoran gas Nord Stream baru-baru ini
Otoritas Rusia membuka penyelidikan soal kasus “terorisme internasional” atas kebocoran gas Nord Stream baru-baru ini

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Otoritas Rusia membuka penyelidikan soal kasus “terorisme internasional” atas kebocoran gas Nord Stream baru-baru ini, lapor media lokal pada pekan ini.

Pihak berwenang akan menyelidiki insiden itu sebagai “tindakan terorisme internasional,” menurut laporan media Rusia. Tiga kebocoran dikonfirmasi di pipa gas Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 di bawah Laut Baltik.

Baca Juga

Sebelumnya pada hari itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kebocoran itu adalah "masalah besar bagi Rusia" dan hilangnya aset berharga. Dia juga menolak tuduhan keterlibatan Rusia dalam insiden itu, dan menyebut tuduhan tersebut adalah "dapat diprediksi, tidak masuk akal, dan bodoh."

Pipa Nord Stream 2 milik Rusia, yang berasal dari Rusia dan melewati bawah Laut Baltik ke Jerman, dibangun untuk meningkatkan volume penyaluran gas. Namun, segera setelah pembangunan selesai, Jerman memutuskan untuk menghentikan operasi setelah dimulainya perang Rusia di Ukraina Februari ini.

Rusia menghentikan aliran gas dari pipa Nord Stream 1 pada 31 Agustus lalu.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/rusia-selidiki-kasus-terorisme-internasional-atas-kebocoran-gas-nord-stream/2697795

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement