Rabu 09 Nov 2022 05:15 WIB

Kereta Terapung Tarik Wisatawan Kembali di Thailand

Tiket untuk mencoba kereta terapung khusus terjual habis dengan cepat.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Esthi Maharani
Seorang penumpang membeli tiket di loket Stasiun Kereta Api Hua Lamphong di Bangkok, Thailand
Foto: EPA-EFE/NARONG SANGNAK
Seorang penumpang membeli tiket di loket Stasiun Kereta Api Hua Lamphong di Bangkok, Thailand

REPUBLIKA.CO.ID, LOP BURI -- Tiket untuk mencoba kereta terapung khusus terjual habis dengan cepat. Penumpang telah menikmati perjalanan menggunakan kereta air karena kenaikan permukaan air pasca-musim hujan.

Rute dimulai stasiun Stasiun Hua Lamphong di ibu kota Bangkok dan melewati bendungan terbesar di Thailand Pasak Jolasid di provinsi Lop Buri. Rute ini menempuh perjalanan hingga enam jam melewati jalur layang tepat di atas permukaan air.

Kereta ini pun akan berhenti sekitar 20 menit di tengah bendungan agar penumpang bisa mengabadikan momen langka tersebut. Menurut para pejabat, permukaan air tahun ini dalam kondisi sangat tinggi.

Kereta hanya beroperasi pada akhir pekan antara November hingga Februari saja. Sedangkan tiket telah terjual habis sejak penjualan pertama pada 1 November hingga pergantian tahun baru.

"Saya belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya," kata salah satu penumpang kereta apung Bunyanuch Pahuyut.

Pahuyut termasuk di antara 600 penumpang yang telah melakukan perjalanan pada rute tersebut pada Ahad (7/11). Menurut laporan The Nation Thailand, pengoperasian kereta api akhir pekan ini diharapkan bisa mendongkrak pariwisata dalam negeri yang terdampak Covid-19.

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement