Senin 28 Nov 2022 10:08 WIB

Kanada Luncurkan Strategi Indo-Pasifik, Sebut China Semakin Mengganggu

Salah satu substansinya pengerahan sumber daya untuk tangani China yang mengganggu

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Esthi Maharani
(Ilustrasi) bendera Kanada
Foto:

Pada 7 November lalu, Trudeau menuding China memainkan “permainan agresif” dengan demokrasi dan institusi negaranya. Hal itu disampaikan setelah munculnya laporan tentang campur tangan Beijing dalam pemilu di Kanada belum lama ini.

Trudeau mengungkapkan, Kanada telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk memperkuat integritas proses dan sistem pemilu di sana. Dia pun meyakinkan bahwa negaranya akan terus berinvestasi dalam upaya memerangi intervensi asing dalam pemilu dan institusi Kanada.

“Sayangnya, kami melihat negara, aktor negara dari seluruh dunia, apakah itu China atau lainnya, terus memainkan permainan agresif dengan institusi kami, dengan demokrasi kami,” kata Trudeau kepada awak media.

Sebelumnya, media Kanada, Global News, melaporkan bahwa China telah mendanai “jaringan rahasia” kandidat dalam pemungutan suara baru-baru ini di negara tersebut. Mengutip sejumlah sumber yang tidak disebutkan namanya, Global News melaporkan, para pejabat intelijen mengatakan kepada pemerintahan Trudeau bahwa China berusaha mempengaruhi atau menumbangkan proses demokrasinya.

Laporan Global News menuduh Beijing mengarahkan transfer dana melalui anggota parlemen Ontario dan lainnya ke setidaknya 11 kandidat pemilihan federal serta operator China yang bekerja sebagai staf kampanye mereka. Global News juga mengatakan China berusaha menempatkan agen di kantor anggota parlemen Kanada untuk mempengaruhi kebijakan.

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement