Senin 16 Jan 2023 15:56 WIB

Gempa Jepang Terjadi Sebelum Gempa di Aceh Singkil

Gempa di Jepang terjadi sebelum gempa di Aceh Singkil dengan kekuatan 6 magnitudo

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Esthi Maharani
Gempa Bumi - Ilustrasi
Foto: EPA/NESTOR BACHMANN
Gempa Bumi - Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO - Gempa berkekuatan magnitudo 6,3 mengguncang Kepulauan Izu-Ogasawara di lepas pantai tenggara Jepang, Senin (16/1/2023) waktu setempat. Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa tersebut terjadi sekitar pukul 04.49 dari kedalaman sekitar 409,1 kilometer.

Pulau-pulau di kepulauan Izu-Ogasawara terletak sekitar 1.000 kilometer selatan ibu kota Jepang, Tokyo. Gempa serupa terjadi di Indonesia bagian barat pada Senin (16/1/2023) pukul 05.30 WIB.

"Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 berpusat 40 kilometer tenggara Singkil, sebuah kabupaten pesisir di provinsi Aceh pada kedalaman 37 kilometer," kata Survei Geologi AS seperti dikutip laman Daily Sabah, Senin.

Tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia (BMKG). Kedua gempa, di Jepang dan Indonesia belum melaporkan adanya korban luka, atau meninggal maupun kerusakan.

Jepang dan Indonesia sering dilanda gempa bumi dan letusan gunung berapi karena lokasinya di "Cincin Api", busur gunung berapi dan garis patahan di Cekungan Pasifik. Gempa berkekuatan 5,6 SR pada 21 November menewaskan sedikitnya 331 orang dan melukai hampir 600 orang di kota Cianjur, Jawa Barat.

Bencana alam tersebut adalah gempa mematikan di Indonesia sejak gempa dan tsunami tahun 2018 di Sulawesi yang menewaskan sekitar 4.340 orang. Pada 2004, gempa Samudera Hindia yang sangat kuat memicu tsunami yang menewaskan lebih dari 230 ribu orang di belasan negara, kebanyakan di provinsi Aceh di Indonesia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement