Kamis 26 Jan 2023 07:31 WIB

Putin: Pasukan Pendudukan AS Bertahan di Jerman

Jerman tidak pernah menjadi negara berdaulat dalam arti sebenarnya.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Esthi Maharani
Presiden Rusia Vladimir Putin
Foto: EPA-EFE/SERGEI BOBYLEV/SPUTNIK/KREMLIN POOL
Presiden Rusia Vladimir Putin

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Rabu (25/1/2023), bahwa pasukan Amerika Serikat (AS) di Jerman adalah pasukan pendudukan secara hukum dan yang berlaku. Dia mencatat, bahkan beberapa politisi Jerman mengakui bahwa sejak Perang Dunia II, Jerman tidak pernah menjadi negara berdaulat dalam arti sebenarnya.

Dalam acara Hari Mahasiswa di Moscow State University, Putin mengenang bahwa setelah Perang Dunia II, Jerman dibagi menjadi empat sektor, AS, Inggris, Prancis, dan Soviet. "Uni Soviet meresmikan penghentian status pendudukan ini, tetapi AS belum. Dan, secara tegas, dalam istilah hukum dan berlaku, di wilayah Republik Federal (Jerman) ditempatkan pasukan pendudukan Amerika," kata Putin.

Baca Juga

"Ini bukan saya yang mengatakannya, ini yang dikatakan oleh tokoh-tokoh, saya ingin menekankan ini, bukan politisi yang berorientasi Rusia, tetapi politisi yang berorientasi Jerman, mereka langsung membicarakannya. Ini pembicaraan langsung," ujarnya dikutip dari Anadolu Agency.

Putin menambahkan, bahwa pasukan Soviet secara sukarela meninggalkan Austria. Rusia sebagai penerus resmi Uni Soviet bertindak sebagai penjamin Konstitusi Austria dan status netral negara tersebut. Adapun negara-negara Eropa lainnya, menurut Putin, situasi mengenai Austria rumit.

Menurut Putin, pendapat warga Eropa biasa tentang Rusia tidak berubah, berbeda dengan pendapat elite Eropa. "Seringkali tidak melayani kepentingan nasional mereka sendiri, tetapi kepentingan negara ketiga," ujarnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement