Ahad 19 Feb 2023 14:10 WIB

Hadiri Istighosah di Masjid Agung Cianjur, Wapres Berharap Kebangkitan Pascabencana

Wapres hadiri istighosah di Masjid Cianjur.

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Muhammad Hafil
Hadiri Istighosah di Masjid Agung Cianjur, Wapres Berharap Kebangkitan Pascabencana. Foto:   Istighosah dan Doa Keselamatan Bangsa di Masjid Agung Cianjur
Foto: Riga Nurul Iman
Hadiri Istighosah di Masjid Agung Cianjur, Wapres Berharap Kebangkitan Pascabencana. Foto: Istighosah dan Doa Keselamatan Bangsa di Masjid Agung Cianjur

REPUBLIKA.CO.ID,CIANJUR--Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin berharap Cianjur bangkit dan pulih dari dampak bencana gempa bumi. Hal ini disampaikan dalam momen istighosah dan doa bersama keselamatan bangsa di Masjid Agung Cianjur, Kabupaten Cianjur, Ahad (19/2/2023).

''Hari ini saya hadir di istighosah yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan TNI AD membangun silaturahmi dan keimanan,'' ujar Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. Selain itu momen tersebut dengan semangat bangsa dalam penanganan musibah tidak berputus asa dan mempunyai semangat memohon kepada Allah agar bangkit kembali.

Baca Juga

Istighosah ini terang KH Ma'ruf Amin merupakan kerjasama antara ulama dan umaro jadi penting di negeri ini. Di mana TNI AD memberikan contoh kepada warga masyarakat, di mana ulama dan umaro kunci suksesnya menjaga stabilitas.

Ma'ruf menerangkan, santri dari dulu berjuang membela negara. Kebangkitan santri membela negara mrnuju kemerdekaan melahirkan kebangkitan nasional menuju kemerdekaan Indonesia.

MUI kata Ma'ruf visinya pelayan umat dan mitra pemerintah baik pusat maupun daerah dalam membawa kemaslahatan. Sehingga ia menyambut baik kegiatan istighisah kubro dalam meminta tolong kepada Allah SWT.

''Kenapa minta tolong kepada Allah, karena tidsk ada kekuatan manusia selain Allah, mohon pertolongan Allah danmemohon kepada-Nya,'' kata Ma'ruf. Ia menerangkan kalau tawakal itu tidak berarti diam, tapi melakukan langkah-langkah.

Allah kata Ma'ruf memberi petunjuk menjaga diri dari semua bahaya yang diduga akan datang, kalau ada bahaya bersiap diri semua bahaya. Tugas pemerintah memperbesar kemaslahatan dan memperkecil kerusakan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement