Kamis 02 Mar 2023 19:21 WIB

Kim Jong-un Perintahkan Perluasan Lahan Pertanian

Perekonomian Korea Utara terpukul oleh banjir dan topan, termasuk sanksi atas nuklir.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha
 Orang-orang menonton laporan berita yang berkaitan dengan perayaan ulang tahun berdirinya Tentara Rakyat Korea di Korea Utara, di sebuah stasiun di Seoul, Korea Selatan, Kamis (9/2/2023).  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memerintahkan perbaikan infrastruktur dan perluasan lahan pertanian untuk meningkatkan produksi pangan.
Foto: EPA-EFE/JEON HEON-KYUN
Orang-orang menonton laporan berita yang berkaitan dengan perayaan ulang tahun berdirinya Tentara Rakyat Korea di Korea Utara, di sebuah stasiun di Seoul, Korea Selatan, Kamis (9/2/2023). Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memerintahkan perbaikan infrastruktur dan perluasan lahan pertanian untuk meningkatkan produksi pangan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memerintahkan perbaikan infrastruktur dan perluasan lahan pertanian untuk meningkatkan produksi pangan. Kim memberikan instruksi untuk mengubah sistem irigasi, membangun mesin pertanian modern, dan menciptakan lebih banyak lahan subur.

Seruan Kim ini muncul saat dia menyelesaikan rapat pleno ketujuh Komite Sentral Partai Buruh yang berkuasa pada Rabu (1/3/2023). Pleno dimulai pada Ahad (26/2/2023) yang membahas tugas "mendesak" untuk meningkatkan sektor pertanian.

Baca Juga

"Kim menyusun rencana dan tugas khusus untuk membangun komunitas pedesaan sosialis yang kaya dan beradab dengan teknologi canggih dan peradaban modern," kata laporan kantor berita resmi KCNA.

Perekonomian Korea Utara telah terpukul oleh banjir dan topan, termasuk sanksi atas program nuklir dan misilnya, serta  penurunan tajam dalam perdagangan dengan Cina di tengah penutupan perbatasan dan penguncian Covid-19.  Badan pembangunan pedesaan Korea Selatan memperkirakan produksi tanaman pangan Korea Utara turun hampir 4 persen tahun lalu, karena hujan lebat dan kondisi ekonomi lainnya.

"Kim memerintahkan perbaikan sistem irigasi untuk mengatasi perubahan iklim, produksi mesin pertanian yang efisien untuk memodernisasi produksi, dan reklamasi lahan pasang surut untuk memperluas area pertanian," kata KCNA.

KCNA mengatakan, Kim menekankan perlunya memperketat disiplin dalam mengimplementasikan rencana ekonomi, dan memerintahkan semua unit partai untuk melakukan verifikasi efisiensi kerja mereka. Komite Sentral juga membahas cara-cara untuk meningkatkan pengelolaan keuangan negara.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement