Ahad 19 Mar 2023 18:06 WIB

Polisi Pakistan Geledah Rumah Mantan PM Imran Khan, Tangkap 61 Orang

Imran Khan tidak ada di rumah saat penggeledahan.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Reiny Dwinanda
Polisi menahan pendukung mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dalam penggeledahan di rumah Khan di Lahore, Pakistan, Sabtu (18/3/2023). Sebanyak 61 orang pendukung Khan ditahan dalam operasi tersebut.
Foto:

Selama perjalanannya ke Islamabad, Khan mengatakan dalam sebuah pesan video bahwa polisi telah masuk ke kediamannya di Lahore, sementara istrinya sendirian di rumah. Dia mengutuk tindakan tersebut dan menuntut agar mereka yang bertanggung jawab dihukum.

Sekretaris jenderal partai PTI, yang dipimpin Khan, Asad Umar, mengirim surat kepada hakim agung Pakistan. Dalam surat itu, Umar mengatakan, polisi menunggu sampai Khan dalam perjalanan ke Islamabad untuk menyerbu kediamannya di Lahore.

Umar mengatakan, pintu dan dinding telah diratakan dengan tanah dan lebih dari 40 orang di rumah itu ditangkap. Khan digulingkan dalam mosi tidak percaya di parlemen April lalu.

Khan dituduh menjual hadiah negara saat menjabat dan menyembunyikan aset. Namun, dia membantah tuduhan itu.  

Khan juga sempat menyerukan pemilihan awal di parlemen. Dia mengeklaim bahwa pencopotannya adalah bagian dari konspirasi oleh penggantinya, Perdana Menteri Shahbaz Sharif, dan Amerika Serikat. Namun, Washington maupun Sharif telah membantah tuduhan tersebut.

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement