Rabu 05 Apr 2023 18:01 WIB

Turki Kutuk Serangan Polisi Israel di Masjid Al Aqsa

Penyerangan terhadap jamaah selama bulan suci Ramadan tidak dapat diterima.

Turki pada Rabu (5/4/2023) mengecam aksi penyerbuan polisi Israel ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki dan penangkapan terhadap warga Palestina.
Turki pada Rabu (5/4/2023) mengecam aksi penyerbuan polisi Israel ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki dan penangkapan terhadap warga Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID., ANKARA -- Turki pada Rabu (5/4/2023) mengecam aksi penyerbuan polisi Israel ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki dan penangkapan terhadap warga Palestina.

Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan mengutuk keras serangan di kompleks masjid, dan mengatakan bahwa penyerangan terhadap jamaah selama bulan suci Ramadan tidak dapat diterima.

Ankara meminta pemerintah Israel untuk segera menghentikan semua provokasi dan serangan yang dapat semakin meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.

Polisi Israel pada Rabu mengatakan mereka menahan 350 warga Palestina di kompleks tersebut, di mana saksi mengatakan pasukan Israel menggunakan kekerasan termasuk penggunaan gas air mata.

Pasukan Israel dan pemukim Yahudi sering melakukan penggerebekan di Masjid Al Aqsa.

Al Aqsa adalah situs tersuci ketiga bagi umat Islam. Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang Arab-Israel 1967. Negara itu menganeksasi seluruh kota pada tahun 1980, sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

 

 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/turkiye-kutuk-serangan-polisi-israel-di-masjid-al-aqsa/2864131

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement