Senin 01 May 2023 05:03 WIB

Bimbinglah Orang yang akan Meninggal Mengucapkan La Ilaha Illallah, Ini Alasannya

Talqin orang yang akan meninggal dunia hukumnya adalah sunnah

Rep: Andrian Saputra / Red: Nashih Nashrullah
Muslim saat melakukan ziarah kubur (ilustrasi). Talqin orang yang akan meninggal dunia hukumnya adalah sunnah
Foto: Republika/Yogi Ardhi
Muslim saat melakukan ziarah kubur (ilustrasi). Talqin orang yang akan meninggal dunia hukumnya adalah sunnah

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA— Mentalqin mayit hukumnya sunnah. Berikut sejumlah hadits Nabi Muhammad SAW yang menjadi dasar dianjurkannya mentalqin mayit sebagaimana Imam Qurthubi juga menukilkannya dalam kitab at-Tadzkirah pada bab mentalqin mayat dengan lafaz La Ilaha Ilallah.

Hadits-hadits ini juga menunjukan fadilahnya mentalqin mayat dan keadaan yang dialami orang yang sedang sakaratul maut. 

Baca Juga

عن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال : قال رسول الله ﷺ : لقنوا موتاكم لا إله إلا الله

Dari Abu Sa'id Al Khudri berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Talqinkanlah orang-orang yang meninggal di antara kalian dengan lafaz Laa Illaha Ilallahu.” (HR Muslim).

Agar orang yang akan meninggal mencapai husnul khatimah

وذكر ابن أبي الدنيا عن زيد بن أسلم قال: قال عثمان بن عفان ،  قال رسول الله ﷺ إذا حضر الميت فلقنوه لا إله إلا الله ، فإنه ما من عبد يختم له بها عند موته إلا كانت زاده إلى الجنة. 

Ibnu Abu Dunya menyebutkan dari Zaid bin Aslam dia berkata, Utsman bin Affan radliyallahu anhu berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila kematian mendatangi seseorang, maka talqinkanlah dia dengan kalimat laa ilaaha illallah, karena siapa saja yang pada akhirnya mengucapkan kalimat tersebut niscaya dia akan masuk surga.”   

و قال عمر بن الخطاب رضي الله عنه : احضروا موتاكم وذكروهم فإنهم يرون ما لا ترون، ولقنوهم لا إله إلا الله. 

Umar bin Khattab radhiyallahu anhu berkata, “Ajarkanlah olehmu kalimat laa ilaaha illallah kepada seseorang yang akan meninggal dunia, karena saat itu dia akan melihat apa yang tidak kamu lihat.”  

Setan mendekati orang yang akan meninggal 

وذكر أبو نعيم من حديث مكحول عن إسماعيل بن عياش عن أبي معاذ عتبة بن حميد عن مكحول عن واثلة بن الأسقع عن النبي ﷺ : احضروا موتاكم ولقنوهم لا إله إلا الله وبشروهم بالجنة فإن الحكيم من الرجال يتحير عند ذلك المصرع، و إن الشيطان أقرب ما يكون من ابن آدم عند ذلك المصرع، والذي نفسي بيده لمعاينة ملك الموت أشد من ألف ضربة بالسيف، والذي نفسي بيده لا تخرج نفس عبد من الدنيا حتى يتألم كل عرف منه على حياه. 

Abu Nu'aim menyebutkan sebuah hadits dari Makhluk dari Ismail bin 'Iyasy bin Abu Mu'adz 'Utbah bin Hamid dari Makhluk dari Wasilah bin Al Asqa, Rasulullah SAW bersabda, “Datangilah olehmu orang-orang yang akan meninggal dunia dan ajarkan mereka untuk mengucapkan laa ilaaha illallah. Beri mereka kabar gembira berupa surga, karena saat itu setan berada sangat dekat dengan orang yang meninggal. Aku bersumpah bahwa pandangan Malaikat maut lebih sakit dari tebasan seribu pedang, dan aku juga bersumpah bahwa tidak akan keluar ruh seseorang hingga orang itu berkeringat akibat sakit yang ditimbulkan oleh kesalahannya.”  

Baca juga: Yang Terjadi Terhadap Tentara Salib Saat Shalahuddin Taklukkan Yerusalem

 

Para ulama menyatakan bahwa mentalqin mayat dengan la Illaha Ilallah merupakan ketentuan yang dilakukan secara turun-temurun oleh kaum Muslimin. 

Oleh karena itu, siapa mengucapkan kalimat laa ilaaha illallah pada akhir hidupnya, maka dia akan mendapatkan kebahagiaan. Oleh sebab itu sebaiknya orang yang akan meninggal dunia diingatkan untuk membaca laa ilaaha illallah agar di terlindung dari bujuk rayu setan yang akan merusak akidahnya. Wallahu'alam 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement