Kamis 11 May 2023 05:55 WIB

Tentara Israel Bunuh Dua Anggota Jihad Islam di Tepi Barat

Militer Israel mengatakan pasukannya membunuh dua orang Palestina.

Rep: Lintar Satria/ Red: Esthi Maharani
 Roket diluncurkan dari Jalur Gaza menuju Israel, di Kota Gaza, Rabu (10/5/2023).  Pesawat Israel menyerang sasaran di Jalur Gaza untuk hari kedua berturut-turut pada hari Rabu, menewaskan setidaknya satu orang Palestina dan mendorong wilayah itu lebih dekat ke arah yang baru. babak pertempuran sengit.
Foto: AP Photo/Hatem Moussa
Roket diluncurkan dari Jalur Gaza menuju Israel, di Kota Gaza, Rabu (10/5/2023).  Pesawat Israel menyerang sasaran di Jalur Gaza untuk hari kedua berturut-turut pada hari Rabu, menewaskan setidaknya satu orang Palestina dan mendorong wilayah itu lebih dekat ke arah yang baru. babak pertempuran sengit.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Militer Israel mengatakan pasukannya membunuh dua orang Palestina yang melepaskan tembakan ke arah mereka di daerah pendudukan Tepi Barat. Kelompok Jihad Islam mengaku dua orang yang dibunuh merupakan anggotanya.

Penembakan di Qabatiya, dekat Kota Jenin yang kerap menjadi titik bentrokan, terjadi saat kedua belah pihak meningkatkan serangan setelah Israel menggelar serangan udara mendadak di Jalur Gaza, Selasa (9/5/2023) kemarin yang menewaskan tiga pemimpin Islam Jihad dan 10 warga sipil.

Militer Israel mengaku dua warga Palestina melepas tembakan ke arah tentara dari sebuah mobil. Dua orang itu ditembak hingga tewas. Tentara Israel menemukan senjata laras panjang dari dalam mobil dan tidak ada korban jiwa dari pihak Israel.

"Musuh harus memahami respons kami akan sesuai dengan ukuran kejahatan mereka terhadap rakyat dan pejuang suci kami," kata Jihad Islam dalam pernyataannya, Rabu (10/5/2023).

Kelompok milisi itu menggambarkan dua anggotanya itu tewas dalam bentrokan dengan tentara Israel. Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dua pria itu berusia 19 dan 24 tahun.

Tahun ini tentara Israel sudah membunuh lebih dari 100 orang Palestina yang sebagian besar bersenjata tapi sebagian juga warga sipil, termasuk anak-anak. Hanya 18 warga Israel dan warga negara asing yang tewas dalam konflik ini.

Pada Jumat (6/4/2023) lalu militer Israel juga membunuh dua orang pejuang Palestina di daerah pendudukan Tepi Barat. Militer Israel mengatakan mereka menggelar penyerbuan terhadap tersangka penembakan ke warga Israel awal pekan ini.

"Dua orang bersenjata ditembak dan tewas setelah mencoba melarikan diri dari lokasi kejadian," kata militer Israel.

Hamas yang menguasai Jalur Gaza dan sangat berpengaruh di Tepi Barat mengatakan dua orang yang ditembak itu anggota salah satu cabang organisasinya. Dalam pernyataannya Hamas mengatakan dua pria tersebut terlibat dalam perjuangan bersenjata melawan militer Israel.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dua orang itu berusia 22 tahun. Mereka tewas akibat luka tembak di dada, leher, dan perut.

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement