Ahad 28 May 2023 18:45 WIB

Desainer Baju LGBT untuk Anak di Supermarket Target Ternyata Pemuja Setan

Penjualan baju anak bertema LGBTQ di Target mengundang kemarahan warga.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda
Baju anak bertemakan kampanye LGBT di jual menjelang Pride month di toko Target, Hackensack, New Jersey, Amerika Serikat, Rabu (24 Mei 2023). Beberapa barang telah disingkirkan dari toko setelah Target menerima protes keras dari sejumlah pelanggan.
Foto:

Mayer mengungkapkan bahwa langkah yang dilakukan oleh Target dan Abprallen jelas menjadikan anak-anak sebagai target. Hal inilah yang membuat The Battle Cry melakukan kampanye dan mengajak warga Amerika Serikat untuk memprotes Target.

"Kasih tahu mereka perasaan Anda dan pendirian Anda," kata O'Connor.

The Battle Cry juga telah meluncurkan sebuah challenge atau tantangan untuk Juni mendatang. Melalui Tantangan Juni ini, The Battle Cry mengajak orang-orang untuk menolak penggunaan pronoun atau kata ganti yang dibuat-buat, seperti penggunaan kata ganti "she" dan "her" untuk transgender wanita yang lahir secara biologis sebagai pria.

"Kami akan melawan sekte ini. Kami akan memenangkan peperangan ini, dan kami membutuhkan Anda sekalian, masyarakat, untuk bangkit dan berdiri bersama kami, dan memperjuangkan peperangan ini bersama para wanita di the Battle Cry," kata Prejean Boller.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement