Ahad 11 Jun 2023 14:38 WIB

Militer Ukraina Berhasil Maju Ribuan Meter di Kota Bahkmut

Ukraina berhasil maju hingga 1.400 meter di berbagai bagian di garis depan.

Rep: Lintar Satria/ Red: Friska Yolandha
Serangan balik pasukan Ukraina berhasil maju 1.400 meter di sejumlah area di garis depan pertempuran di Kota Bakhmut.
Foto: AP
Serangan balik pasukan Ukraina berhasil maju 1.400 meter di sejumlah area di garis depan pertempuran di Kota Bakhmut.

REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Juru bicara militer Ukraina mengatakan beberapa hari terakhir serangan balik pasukan Ukraina berhasil maju 1.400 meter di sejumlah area di garis depan pertempuran di Kota Bakhmut. Kemajuan ini bagian dari sejumlah keberhasilan di Bahkmut yang dilaporkan Kiev pekan ini.

Bulan lalu Rusia mengatakan telah sepenuhnya merebut kota itu setelah pertempuran paling panjang dan mematikan sejak invasi Februari 2022 lalu.

Baca Juga

"Kami mencoba menggelar serangan ke musuh, kami menyerang balik, kami berhasil maju hingga 1.400 meter di berbagai bagian di garis depan," kata juru bicara komando militer wilayah timur, Ukraina, Serhiy Cherevaty ketika ditanya mengenai pertempuran di Bakhmut, Ahad (11/6/2023).

Dalam pernyataannya di televisi, Cherevaty mengatakan pasukan Rusia juga mencoba menggelar serangan balik. Tapi, mereka tidak berhasil.

Pasukan Ukraina, katanya, telah menimbulkan kerugian besar pada pasukan Rusia dan menghancurkan perangkat keras militer di Bakhmut. Laporan dari medan pertempuran belum dapat diverifikasi secara mandiri.

Pada Jumat (9/6/2023) lalu Moskow dan Kiev melaporkan baku tembak di Ukraina. Blogger mengaku melihat untuk pertama kalinya persenjataan berat Jerman dan Amerika Serikat (AS), menyiratkan Ukraina sudah mulai menggelar serangan balik yang sudah lama ditunggu.

Rusia yang membangun benteng kuat di daerah-daerah yang mereka duduki di selatan dan timur Ukraina mengatakan berhasil mematahkan serangan balik Ukraina. Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pasukan Ukraina menerobos masuk garis pertama pertahanan Rusia di sejumlah area, tapi kemajuan Kiev telah lambat di beberapa daerah lainnya.

Pemerintah Ukraina yang menyiapkan serangan balik selama berminggu-minggu membantah Kiev sudah menggelar serangan balik. Mereka mengatakan serangan balik akan terlihat jelas ketika sudah dimulai. 

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement