Jumat 14 Jul 2023 14:12 WIB

Ketegangan Hizbullah-Israel Meningkat di Perbatasan Lebanon

Pendudukan Israel bagian utara desa Ghajar di Dataran Tinggi Golan dapat perlawanan

Rep: Dwina Agustin/ Red: Esthi Maharani
Ketegangan meningkat dalam beberapa bulan terakhir antara Israel dan kelompok Hizbullah di perbatasan selatan Lebanon.
Foto:

Ketegangan tetap tinggi di perbatasan Lebanon-Israel setelah 17 tahun kedua negara berperang 34 hari. Lebih dari 1.200 warga Lebanon, kebanyakan warga sipil meninggal dunia dan sekitar 160 orang Israel, kebanyakan tentara menjadi korban dalam konflik tersebut.

Setelah Perang Enam Hari dengan Suriah pada 1967, Israel menduduki Ghajar di Dataran Tinggi Golan. Kemudian secara sepihak mencaplok daerah itu pada 1981. Pasukan Israel menarik diri dari Lebanon pada 2000, termasuk bagian utara Ghajar, tetapi tetap menguasai wilayah selatannya.

Kemudian merebut kembali bagian utara desa setelah enam tahun konflik dengan Hizbullah. Terlepas dari keputusan Israel pada November 2010 untuk mundur sekali lagi, pendudukan de facto oleh tentara Israel terus berlanjut.

Desa Lebanon tetap menjadi zona militer selama 22 tahun, dengan Israel membukanya untuk turis Israel pada November tahun lalu. Sekitar 2.000 orang, kebanyakan Alevis, tinggal di desa tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement